Senin, 15 Jun 2026 19:22 WIB

Peralatan Lengkap, Pendaki Tewas di Gunung Lawu Bukan Pelaku Ritual

Evakuasi korban / Foto: Dok. Basarnas
Evakuasi korban / Foto: Dok. Basarnas

jatimnow.com - Pendaki yang ditemukan tewas gantung diri di Puncak Gunung Lawu,  dipastikan pendaki murni bukan pelaku ritual.

Hal ini diketahui dari isi tasnya. Perlengkapan yang dibawa pendaki tersebut sesuai dengan standar perlengkapan pendakian gunung.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Di tas yang dibawa, terdapat dua jaket tebal untuk menghangatkan tubuh, tali untuk berjaga-jaga ketika naik ke gunung. Termasuk perbekalan makanan.

"Pendaki murni kalau melihat dari isi tasnya. Bukan pencari ritual. Kemarin diduga ritual karena umurnya diperkirakan 60 tahunan," kata Fery.

Gunung yang terkenal keramat tersebut biasa dikunjungi oleh dua jenis pendaki, pertama adalah kelompok pendaki pecinta alam, dan yang  kedua adalah kelompok pelaku ritual.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

Kelompok pendaki pecinta alam biasanya membawa peralatan lengkap standar keamanan, sedangkan kelompok pelaku ritual biasanya membawa peralatan seadanya, serta kerap membawa benda-benda pusaka.

Namun, lanjut ia, walaupun pendaki murni, Mr X tersebut pendaki ilegal. Karena tidak ada identitas yang ditinggal di pintu masuk pendakian, baik dari Cemoro Sewu atau Cemoro Kandang.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Pendaki ilegal. Tidak ada identitas tersebut di pintu masuk pendakian baik via Cemoro Sewu maupun Cemoro Kandang," katanya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.