Selasa, 16 Jun 2026 06:25 WIB

Demonstrasi di Depan Kantor DPRD Kota Blitar Sempat Gaduh, Ada Apa?

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 07 Jan 2019 17:07 WIB
Polisi mencoba meredam kegaduhan di depan Gedung DPRD Kota Blitar
Polisi mencoba meredam kegaduhan di depan Gedung DPRD Kota Blitar

jatimnow.com - Demonstrasi yang digelar massa dan karyawan rumah karaoke di depan DPRD Kota Blitar sempat gaduh. Pasalnya, massa pendemo dan sejumlah anggota DPRD terlibat adu dorong dan cek cok mulut. Apa penyebabnya?

Pantauan jatimnow.com di lokasi, sejumlah anggota DPRD tak terima ketika orator sekaligus kuasa hukum rumah karaoke MB, Supriarno menilai DPRD Kota Blitar merusak tatanan Pancasila.

Baca Juga: Foto: Aksi Dramatis Korps Marinir Guncang Jakarta

Tudingan itu disebabkan karena dalam memberikan rekomendasi kepada Pemkot Blitar, DPRD tidak melakukan hearing dengan karaoke MB. DPRD Kota Blitar disebut tidak sesuai dengan sila keempat Pancasila.

"DPRD sudah tidak sesuai dengan tatanan Pancasila. Kalau mendapat informasi dari satu pihak, harusnya pihak yang lain juga dihadirkan," kata Supriarno, Senin (07/01/2019).

Tudingan itu langsung mendapat reaksi dari anggota DPRD Kota Blitar. Anggota fraksi PPP Nuhan Eko Wahyudi dan anggota fraksi PDIP Bayu Kuncoro berusaha mengejar Supriarno. Namun petugas kepolisian langsung menghadang keduanya.

Baca Juga: Dalang Kerusuhan Jakarta Terungkap? Mantan Kepala BIN Ungkap Ini

"Mana itu tadi. Mana orangnya," teriak Nuhan sembari mencoba membuka hadangan petugas.

Sementara itu, Bayu Setyo Kuncoro justru melompat pagar dan mengejar Supriarno. Polisi bergerak cepat hingga kedua anggota DPRD tersebut dibawa masuk ke dalam gedung DPRD Kota Blitar.

Baca Juga: Demo Rusuh, ALMI Gugat Pejabat Tinggi Negara

"Tersinggungnya seperti njenengan dengar sendiri tadi. Kita ini warga Indonesia, dikatakan tidak ber-Pancasila, gimana coba? Keluar dari koridor ini. Mereka ini mau menyampaikan aspirasi atau memancing masalah baru sih? Kita ini anggota DPRD ada sumpahnya dan dipilih oleh masyarakat," tegas Bayu.

Meski sempat gaduh, massa pendemo tersebut akhirnya membubar diri dengan tertib.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.