Rabu, 17 Jun 2026 19:17 WIB

Ditantang Wanita Misterius ke Puncak Gunung Lawu, Pendaki ini Hilang

Petugas melakukan konsolidasi dengan teman pendaki yang hilang di Gunung Lawu
Petugas melakukan konsolidasi dengan teman pendaki yang hilang di Gunung Lawu

jatimnow.com - Pendaki asal Magelang, Jawa Tengah, Alvi Kurniawan hilang di Puncak Gunung Lawu, gunung yang terletak di perbatasan Magetan Jawa Timur-Karanganyar Jawa Tengah. Alvi menghilang setelah diduga adu cepat dengan wanita misterius menuju puncak gunung.

Informasi yang didapat jatimnow.com, Alvi dilaporkan hilang sejak Selasa (1/1/2019) lalu. Alvi saat itu mendaki bersama 6 pendaki diantaranya, Wahyu Candra, Supriyanto, Janika, Khaitul Anam, Irma Anjarwati serta Ramadhan Fitriya.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Ketujuh pendaki itu tercatat izin mendaki pada Senin (31/12/2018) lalu. Mereka berangkat sekitar pukul 08.00 Wib melalui pintu Candi Cetho, Karanganyar, Jawa Tengah. Rombongan tercatat sampai di bawah pos 5 sekitar pukul 19.00 Wib dengan mendirikan tenda untuk menginap dan berencana melanjutkan ke puncak esok harinya.

“Malam itu, korban masih bersama teman-temannya. Tapi saat mendaki pagi hari mereka terbagi menjadi dua rombongan," kata Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Ferry Yoga Saputra, Kamis (3/1/2019).

Menurutnya, Supriyanto dan Anam berangkat pukul 10.00 Wib, sedangkan Wahyu Candra, Alvi Kurniawan, Janika, Irma Anjarwati, Ramadhan Fitriya menuju puncak sekitar pukul 10.30 Wib.

Ia menambahkan, saat di batas Sabana, korban bertemu dengan pendaki perempuan yang mengaku berasal dari Wonosobo, Jawa Tengah yang menantang Alvi balapan ke puncak dengan iming-iming ditraktir makan bagi yang menang.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

“Korban menerima tantangan itu, tapi temannya yang lain menolak dengan alasannya ingin beristirahat,” jelas Fery.

Setelah korban menerima tantangan itu, tak lama berselang, Wahyu Candra dan Irma menyusul. Sedangkan Fitriya dan Janika tidak meneruskan ke puncak karena kelelahan.

“Dua temannya (Wahyu dan Irma) bertemu pendaki yang menantang Alvi di Pasar Dieng. Pendaki perempuan misterius itu mengatakan korban Alvi sudah ke puncak duluan,” terang Ferry.

Baca Juga: Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga

Namun ternyata, 6 teman korban tidak ada yang menemukan keberadaan korban di puncak gunung. Setelah menyerah, mereka turun pos lima sekitar pukul 13.00 Wib.

“Setelah ditunggu sampai tengah malam korban tak kembali, teman-teman korban melapor ke penjaga pos lima dan diteruskan ke kami (BPBD Magetan) hingga kami terjunkan personel untuk melakukan pencarian,” pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.