Senin, 15 Jun 2026 04:22 WIB

Jatim memilih

Ketika Mbak Puti Menggambarkan Jawa Timur dalam Sebuah Kanvas

Cawagub Puti saat melukis di sebuah kanvas
Cawagub Puti saat melukis di sebuah kanvas

jatimnow.com  – Calon Wakil Gubenur (Cawagub) Puti Guntur Soekarno membuka pameran dan lelang lukisan perjuangan Jawa Timur 2018 karya pelukis maestro Affandi, Kartika Affandi, Cak Kandar di Hotel Bumi Surabaya, Minggu (25/3/2018) malam.

Tidak sekedar meresmikan secara seremonial, namun cucu Presiden Soekarno itu, membikin mata seniman dan para tamu undangan terpesona akan belaian tangannya saat menggoreskan tinta di kanvas putih.

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Tak disangka, hasil goresan tinta secara spontan Puti itu yang nampak adalah pemandangan, lengkap dengan matahari yang berada tepat di tengah hamparan laut yang menandakan terbit di ufuk timur.

"Lukisan secara spontan ini memang terinspirasi dengan Jawa Timur. Saya memang suka laut dan gambar matahari di tengah yang terbit di ufuk timur, ibaratnya Jawa Timur ada di ufuk timur Indonesia," kata pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Pilgub Jatim itu.

Sembari meneruskan melukis, Puti yang kala itu mendapat tepuk tangan dari para undangan, semakin bersemangat. Secara tidak sengaja lukisan beraliran realis tampak jelas di kanvas itu.

Menurutnya, lukisan itu teringat koleksi lukisan kakeknya Bung Karno yang memang kolektor lukisan maestro-maestro asli Indonesia.

"Bicara seni lukis, terus terang saya bukan kolektor. Tapi saya tahu dan selalu melihat koleksi lukisan dari kakek saya (Bung Karno) yang ada di istana di Indonesia. Dari cerita ayah saya bahwa memang Bung Karno sering mengundang para seniman untuk makan pagi di istana negara untuk berdiskusi," ulasnya.

Menurut Puti, pesan Bung Karno bahwa lukisan-lukisannya yang sampai sekarang menempel di dinding Istana Negara adalah milik rakyat Indonesia. Kenapa demikian? karena dulu bung Karno memiliki gerakan politik kebudayaan untuk membangun Indonesia.

"Cara itulah yang ditunjukkan Bung Karno untuk mengangkat seniman-seniman Indonesia agar di kenal hingga Mancanegara. Dan lukisan-lukisan yang menghiasi istana presiden kala itu juga milik rakyat Indonesia," terangnya. 

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Maestro pelukis yang akrab disapa Aam pun tergerak ingin berkolaborasi dengan goresan yang dihasilkan Puti. Warna-warna kalem sengaja dipilih Puti. "Loh, kok nyambung juga ya kolaborasi dengan Mas Aam," herannya.

Gambar semakin jelas terlihat bahwa lukisan yang dibuat adalah gambar pemandangan alam Indonesia. Puti pun mengaku bahwa seni budaya dan melukis menjadi bagian dalam pembangunan karakter bangsa.

"Cita-cita saya dari dulu bahwa seni lukis jangan sampai mati di Indonesia. Dan pelukis Indonesia bisa dihargai di negerinya sendiri. Karena lewat budaya saya menyadari bahwa budaya ini yang kemudian menjembatani interaksi dengan internasional. Ini yg menyatukan kita dan inilah yang membentuk karakter indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Bambang DH salah satu panitia acara  mengapresiasi memotivasi para seniman karena mempunyai niat mulia yakni ikut menjaga tensi politik dengan menggelar pameran seni dan budaya.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

"Kita tunjukkan tahun politik tidak harus panas. Caranya dengan kita menghiasi seni dan budaya. Tentu ini jiga yang diharapkan masyarakat surabaya dan Jawa Timur," tandasnya.

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.