Minggu, 14 Jun 2026 20:46 WIB

Ini Teknis Evakuasi Mayat Menggantung di Gunung Lawu

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 25 Mar 2018 20:18 WIB
Gunung Lawu/net
Gunung Lawu/net

jatimnow.com - Puluhan relawan dari BPBD Magetan, Basarnas Trenggalek, Anggota Polri, TNI, direncanakan diberangkatkan ke puncak Gunung Lawu untuk melakukan evakuasi pendaki yang diduga bunuh diri.

Pendaki yang belum diketahu identitasnya tersebut, dilaporkan tergantung layaknya orang bunuh diri diri di salah satu pohon di kawasan Hargodalem, Minggu (25/3/2018).

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Malam ini naik jam 20.00 wib. Kami berangkatkan 10-15 orang. Dari BPBD dan paguyuban pendaki Gunung Lawu," kata Fery Yoga Saputra, Kasie Kedaruratan dan Logistik BPBD Magetan Minggu (25/3/2018).

Besok, lanjutnya, baru dilengkapi dengan tim Basarnas Trenggalek serta relawan lainnya. Jumlahnya sekitar 70 hingga 80 personil.

Fery mengatakan, jumlah relawan yang diterjunkan memang banyak, hal ini dikarenakan  proses evakuasi dilakukan secara estafet dari pos satu ke pos berikutnya.

"Mereka yang bertugas dipuncak tinggal membawanya sampai pos 4. Nanti di Pos 4, yang membawa jenazahnya berbeda. Begitu estafet seterusnya," terang Fery.

Baca Juga: Karyawan Rose Brand Tewas di Mess, Disnaker Jember Ambil Langkah

Dengan sistem estafet ini, proses evakuasi jenazah tidak akan memakan waktu terlalu lama. Diperkirakan, besok, Senin (26/3/2017) sore, jenazah sudah sampai dibawah.

"Karena estafet itu makanya cepat. Tidak kelelahan," katanya.

Sementara, komandan regu Basarnas, Andis Dwi Prasetya, mengatakan sedang perjalanan ke Magetan untuk melakukan evakuasi besok.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

"Ada lima orang, ini diperjalanan," terangnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.