Minggu, 21 Jun 2026 03:12 WIB

Selama 2018, Kasus Narkoba di Kabupaten Pasuruan Meningkat

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 31 Des 2018 14:12 WIB
Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo (kiri) memaparkan hasil ungkap selama tahun 2018
Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo (kiri) memaparkan hasil ungkap selama tahun 2018

jatimnow.com - Selama tahun 2018, kasus narkoba di Kabupaten Pasuruan meningkat. Hal itu tercatat berdasarkan ungkap kasus narkoba yang dilakukan Polres Pasuruan. Namun untuk ungkap kasus kejahatan jalanan, mengalami penurunan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo mengemukakan, sepanjang tahun 2018, hasil ungkap kasus narkoba yang masuk, didominasi kasus Sabu-sabu dan obat keras berbahaya seperti pil koplo.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Dari catatan pihaknya, pada tahun 2017 lalu, ditangkap 141 tersangka dari 129 kasus narkoba. Namun pada tahun 2018 kali ini, meningkat jadi 156 kasus dengan 204 tersangka.

Sedangkan barang bukti yang disita pada tahun 2018 ini antara lain ganja 19,8 gram; sabu 197,7 gram; pil koplo atau obat keras berbahaya sebanyak 26.402 butir.

"Pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Pasuruan tidak bisa diselesaikan oleh polisi sendiri. Makanya, kami selalu berkoordinasi dengan BNNK dan Pemkab Pasuruan untuk melakukan sosialisasi pencegahan peredarannya," ungkap Rizal, Senin, (31/12/2018).

Menurutnya, ungkap kasus narkotika paling banyak diungkap dari wilayah Pasuruan Barat, utamanya di Kecamatan Pandaan dan Sukorejo.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Terlepas itu, kasus kriminal di Kabupaten Pasuruan tercatat menurun. Jika pada tahun 2017 lalu ada 669 kasus dan terungkap 522 kasus. Maka di tahun 2018, ada 547 kasus dan berhasil terungkap 477 kasus.

"Prosentase keberhasilannya tetap 82%, baik tahun 2017 dan 2018," urainya.

Dari hasil ungkap kasus kejahatan jalanan, paling menonjol yaitu kasus pencurian dengan pemberatan (curat), yaitu dari 89 laporan masyarakat, 79 berhasil diungkap. Kemudian kasus perjudian sebanyak 68 perkara, curanmor 35 perkara serta 34 perkara untuk pencurian dengan kekerasan (Curas).

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Untuk menekan angka kriminalitas jalanan di wilayah hukum Polres Pasuruan, terutama pada perayaan tahun baru kali ini, kami terus menguatkan Tim Saber Begal yang sudah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.