Kamis, 18 Jun 2026 23:12 WIB

Narkoba Senilai Rp 20 Juta di Tulungagung Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti narkoba di Kantor BNNK Tulungagung
Pemusnahan barang bukti narkoba di Kantor BNNK Tulungagung

jatimnow.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung memusnahkan barang bukti hasil pengungkapan kasus narkoba. Narkoba yang disita dari 12 tersangka itu senilai Rp 20 juta. 

Kepala BNNK Tulungagung, AKBP Djoko Purnomo menyebut, narkoba yang dimusnahkan itu sebanyak 10 gram sabu, bong serta perangkat lain. Semua barang bukti itu dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman kantornya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Barang bukti ini kami sita dari 12 tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang telah diputus oleh pengadilan," beber Djoko, Rabu (26/12/2018).

Menurutnya, jumlah pengungkapan kasus peredaran narkoba meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada 2017 lalu, BNNK Tulungagung mengungkap satu jaringan pengedar narkoba dan tahun 2018, berhasil mengungkap lima jaringan pengedar narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat.

"Pengungkapan ini kami lakukan atas koordinasi dengan BNN Provinsi Jawa Timur," tambah Djoko.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Dari pengungkapan tahun 2018, lanjut Djoko, pihaknya menangkap pengedar dan bandar. Hal itu disebutnya sebagai fenomena baru, karena biasanya yang banyak beredar di Tulungagung adalah Pil Koplo.

"Dulu, Pil Koplo mendominasi peredaran di sini karena harganya yang murah. Tapi saat ini bergeser ke peredaran narkoba jenis sabu," terangnya.

Djoko berharap di tahun 2019 nanti, jumlah kasus penyalahgunaan narkoba bisa menurun. Untuk menekan penyalahgunaan tersebut, pihaknya terus melakukan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

Berdasarkan data yang dimiliki BNNK Tulungagung, rata-rata konsumen pil koplo dan sabu-sabu adalah para pelajar.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.