Kamis, 11 Jun 2026 12:47 WIB

Mobil NasDem Kecelakaan, Sopir Ngaku Minum Arak

  • Penulis :
  • | Sabtu, 24 Mar 2018 08:50 WIB
Tersangka saat dimintai keterangan
Tersangka saat dimintai keterangan

jatimnow.com – Haidori (47) warga Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, akhirnya mengakui, apa yang diakibatkannya setelah mengendarai mobil branding Partai NasDem dalam keadaan mabuk itu salah.

 “Iya saya salah, saya manusia, apa saya tidak mempunyai hak untuk membela diri,” katanya mengawali percakapan dengan jatimnow.com, Jumat (23/3/2018) malam di kantor Unit Laka Satlantas Polres Banyuwangi setelah diperiksa.

Baca Juga: Pria Tulungagung Mabuk Miras Oplosan Tewas Nyungsep di Parit

Haidori juga mengakui bahwa sebelum dirinya menggunakan mobil bernomor polisi L 8124 GH itu, ia menenggak minuman keras beralkohol bersama salah seorang temannya.

Awalnya, dirinya hanya menenggak 2 gelas sloki, katanya, untuk menghargai tawaran temannya. Tetapi, dari 2 sloki tersebut berlanjut hingga arak tradisional satu botol berukuran 1,5 liter habis di tenggak berdua.

 “Setelah itu, saya ingat ada suruhan dari bu Nining (majikannya) untuk mengambil katering. Saya baru sadar saat tangan saya di borgol. Botol bir itu bukan bekas saya tapi nemu dan saya kumpulkan. 10 botol dihargai Rp 15 ribu,” akunya yang telah bekerja sebagai sopir pribadi Nining selama 4 tahun.

Setelah dirinya sadar, kata Haidori, baru menyadari bahwa resiko mengendarai kendaraan dalam keadaan mabuk telah mengakibatkan kecelakaan di traffic light simpang lima Banyuwangi. Menabrak dua mobil, mobil sedan BMW merah dan Daihatsu Feroza yang akhirnya menabrak pohon.

 “Saya akan tanggung jawab. Gaji saya (sopir pribadi) 4 bulan terakhir Rp 1,5 juta sebelum itu Rp 1 juta. Ya saya cicil bisanya,” ujarnya.

Baca Juga: Pria di Malang Ditemukan Tergeletak dengan Kepala Bersimbah Darah

Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Banyuwangi mengatakan, karena akibat yang ditimbulkan oleh pelaku mengalami dampak kerugian materiil yang ditaksir sekitar Rp 10 juta, dirinya mengaku akan mempertemukan dengan para korban.

“Kapan pertemuannya ya tergantung kesepakatan dengan para korban ini. Tetep kita akan proses,” tegasnya.

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Baca Juga: Gengster Gukgukguk yang Diamankan Polisi di Kediri Akui Pernah Bacok Warga Sukorame

Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.