Minggu, 21 Jun 2026 10:12 WIB

Kasus Kosmetik Ilegal, Nella Mengaku Tak Paham Legalitas Produk

Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Rofik Ripto Himawan saat berikan pernyataan oleh wartawan.
Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Rofik Ripto Himawan saat berikan pernyataan oleh wartawan.

jatimnow.com - Usai diperiksa oleh penyidik sebagai saksi atas kasus kosmetik palsu oleh Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Nella Kharisma enggan memberikan jawaban saat ditanya terkait SOP penerimaan endorse.

Ia hanya diam dan tersenyum saat para awak media menanyakan hal tersebut. Ketika di tegaskan lagi soal pertanyaan itu dirinya tetap tak mau menjawab dan segera masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Polda Jatim.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Menanggapi hal itu, Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Rofik Ripto Himawan mengatakan jika pihaknya akan memfokuskan terhadap masalah SOP untuk menerima endorse tersebut. Pasalnya hingga saat ini pihaknya belum menemukan hasil pembukuan dari proses pembayaran.

"Kami fokuskan ke masalah SOP untuk menerima endorse. Kemudian etika penerimaan endorse, persyaratan legal formalnya, produk yang akan di endorse," kata Rofik kepada jatimnow.com, Selasa (18/12/2018).

Ia menjelaskan, dalam segmen saat pemesanan jasa endorse itu ada dua yakni langsung diterima oleh yang bersangkutan (para artis) dan ada yang melalui pihak manajemen.

"Memang segmennya ada dua yang langsung diterima oleh yang bersangkutan dan ada juga proses penerimaanya melalui manajemen," tambahnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Baca juga: 

Saat ditanya terkait pemahaman Nella Kharisma  tentang produk kelegalan kosmetik palsu bernama Derma Skin Care (DSC) Beauty, ia mengatakan jika yang bersangkutan belum memahami soal tersebut. Selain itu NK juga mengaku jika tidak menggunakan kosmetik yang ia endorse.

"Sementara sejauh ini pemahamannya dari pertanyaan yang kita ajukan itu pemahaman terhadap dia adalah bagaimana sebenarnya produk legal yang harus di endorse belum detail belum memahami. Sementara itu dari hasil penyelidikan kita, dia juga tidak memakai kosmetik yang di endorse," tutupnya.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.