Jumat, 19 Jun 2026 23:36 WIB

Pemprov Jatim Siapkan Anak Muda Bersaing di Era Revolusi Industri 4.0

Gubernur Jawa Timur Soekarwo paparkan langkah peningkatan SDM di era industri 4.0.
Gubernur Jawa Timur Soekarwo paparkan langkah peningkatan SDM di era industri 4.0.

jatimnow.com - Pemerintah terus berupaya untuk mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sistem vokasi dengan melakukan revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur Tengah berupaya tiga langkah untuk meningkatkan SDM supaya bisa bersaing di era industri 4.0.

"Pertama kita merubah komposisi sekolah umum ke SMK yang tadinya 31 persen sekolah SMK dan 69 persen SMU (Sekolah Menengah Umum), nantinya di tahun 2023 itu jadi 70 persen SMK dan 30 persen SMU," ujar Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian di Kota Malang, Kamis siang (13/12/2018).

Menurut Soekarwo, saat ini persentase jumlah komposisi SMK dan SMU di Jawa Timur berada di angka 63 persen dan 35 persen untuk SMU. Kedua, Pemprov Jawa Timur akan membuat SMK Mini untuk para lulusan sekolah dasar (SD) yang tidak memiliki skill untuk dibekali dengan cara pelatihan tambahan.

SMK mini ini nantinya menurut Soekarwo, akan ditempatkan di seluruh Jawa Timur khususnya di kawasan pondok pesantren (Ponpes), daerah terpencil, dan daerah khusus. "SMK mini untuk lulusan SD, kita berikan tambahan training karena untuk anak muda maka dinamakan SMK mini, nanti ada 270 SMK mini di Jawa Timur," lanjut pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini.

Dan ketiga, pihak Pemprov Jawa Timur tengah membuat program bernama go track, dimana setiap SMU dan MA (Madrasah Aliyah) akan mendapat tambahan ketrampilan. "Dari langkah ini, kami berharap anak muda Jawa Timur mampu bersaing dengan memiliki kemampuan skill di era revolusi industri 4.0," tukasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.