Jumat, 19 Jun 2026 20:20 WIB

Kemenag Luncurkan Terjemahan Al Quran dalam Tiga Bahasa Daerah

Al Quran/jatimnow.com
Al Quran/jatimnow.com

jatimnow.com - Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan terjemahan Al Quran dalam tiga bahasa daerah, yaitu Aceh, Bugis dan Madura. Sehingga total terbitan terdapat 16 transliterasi lokal.

"Saya bersyukur lektur dari organisasi Kemenag telah berhasil kembali meluncurkan tiga bahasa, yaitu Aceh, Bugis dan Madura," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kantor Kemenag, di Jakarta, Kamis.

Baca Juga: CPNS UIN KHAS Jember Dilantik, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas

Lukman menambahkan, terdapat tiga hal penting terkait terjemahan Al Quran dengan bahasa daerah, pertama membumikan kitab suci umat Islam itu di Indonesia, salah satunya dengan upaya transliterasi.

Kedua, lanjutnya, penerjemahan Al Quran ke bahasa daerah itu sejalan dengan usaha melestarikan kearifan lokal. Dalam upaya untuk pelestarian bahasa daerah itu melalui proses yang tidak sederhana.

Lukman menjelaskan, perlu berbagai upaya untuk melestarikan bahasa daerah sekaligus mendekatkan nilai-nilai Al Quran dengan kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia yang sudah dikenal kereligiusannya.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Sedangkan yang ketiga, dengan terjemahkan bahasa daerah tersebut, sebagai upaya melestarikan budaya agamis Indonesia.

"Penerjemahan ke bahasa daerah dan budaya bangsa ini memiliki urgensi dan relevansi kita menghadapi kehidupan yang dinamis," sambungnya.

Sementara, Kepala Balitbang Diklat Kemenag Abdurrahman Mas'ud menambahkan, penerjemahan Al Quran ke dalam tiga bahasa daerah itu dimulai pada 2017 bekerja sama dengan UIN Ar Raniry Banda Aceh (Bahasa Aceh), UIN Alauddin Makassar (Bahasa Bugis) dan IAIN Madura (Bahasa Madura).

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Menurutnya, pemilihan tiga bahasa itu karena faktor ketepatan waktu hingga hari peluncuran. Terdapat bahasa-bahasa daerah lain yang saat ini terus diterjemahkan, seperti Bahasa Sunda dan Palembang yang ditargetkan selesai tahun depan.

Dengan peluncuran itu, terdapat 16 terjemahan Al Quran bahasa daerah yang sudah diluncurkan Kemenag, antara lain Banyumasan, Sasak, Makasar, Kaili, Minang, Dayak Kanayant, Batak Angkola, Toraja, Bolaang Mongondow, Bahasa Bali, Bahasa Ambon, Bahasa Banjar, Bahasa Osing, Bahasa Aceh, Bahasa Madura dan Bahasa Bugis.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.