Rabu, 17 Jun 2026 08:48 WIB

Jelang Natal dan Tahun Baru, PT KAI Pantau Titik Rawan Jalur Kereta

Direktur PT KAI, Edi Sukmoro saat sidak di Stasiun Madiun.
Direktur PT KAI, Edi Sukmoro saat sidak di Stasiun Madiun.

jatimnow.com - Jelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Direktur PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro melakukan sidak di sepanjang jalur selatan. Pengecekan di mulai dari Stasiun Bandung ke arah timur.

Termasuk di wilayah Daop 7, yang meliputi Ngawi, Madiun, Kediri, Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Jombang. Seusai sidak, Edi menyebutkan jika jalur rawan sepanjang Bandung sampai wilayah Daop 7 dibagi dua.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Yakni rawan karena bencana alam atau non bencana alam. "Untuk non bencana alam seperti pelemparan. Kalau di DAOP 7 saya rasa tidak ada," kata Edi di Stasiun Madiun, Kamis (13/12/2018).

Ia memaparkan, untuk titik kerawanan bencana alam ada beberapa. Seperti di Geneng Ngawi, Paron Ngawi, Wilangan Madiun dan Kertosono Nganjuk. "Sama dengan tahun lalu. Tapi kalau titiknya mungkin yang hapal pak Daop 7," katanya.

Sementara, Kepala Daop 7, Heri Siswanto, mengatakan ada 8 titik rawan yang terpetakan. Yakni antara Wilangan-Saradan di km 135+200 sampai dengan 135+600 antara Wilangan -Saradan.

Juga di KM 136+380 jembatan no 340 antara Wilangan - Saradan, KM 115+200 sampai 115+200 antara Garum - Blitar, KM 166+459 jembatan no 444 antara Madiun - Barat, KM 176+827 jembatan no 32 antara Barat - Geneng.

Baca Juga: Libur Panjang, Penumpang Commuter Line Wilayah 8 Surabaya Tembus 253 Ribu Orang

Terpantau juga di KM 186+184 jembatan no 64 antara Geneng - Papar, KM 121+188 jembatan no 67 antara Geneng - Papar dan KM 109+715 jembatan no 289 antara Baron - Sukomoro.

Untuk meminalkan kejadian, pihak Daop 7 sendiri telah menambah personel di titik kerawanan tersebut. "Masing-masing ada 3 orang sebagai penjaga ekstra," terangnya.

Pihaknya juga menambahkan alat material. Seperti bantalan, karung pasir dan besi. "Itu untuk antisipasi banjir. Kalau memang krusial ya penjaganya menghubungi kantor pusat," pungkasnya.

Baca Juga: Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.