Jumat, 19 Jun 2026 02:14 WIB

Melanggar Aturan, Ratusan Alat Peraga Kampanye di Ponorogo Ditertibkan

Penertiban salah satu APK yang dipaku di pohon
Penertiban salah satu APK yang dipaku di pohon

jatimnow.com - Sedikitnya 303 Alat Peraga Kampanye (APK) yang dianggap melanggar ditertibkan di Kabupaten Ponorogo. Penertiban dilakukan oleh petugas gabungan, diantaranya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Satpol PP dan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).

"Sudah kami tertibkan. Peserta harus lebih lebih tertib lagi, terutama pemasangan APK," ujar Koordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Bawaslu Ponorogo, Marji Nur Cahyo, Kamis (13/12/2018).

Ia menjelaskan, APK yang melanggar, tidak hanya menabrak peraturan KPU (PKPU), namun juga peraturan bupati (perbup) dan peraturan daerah (perda).

Menurutnya, masa kampanye pemilu serentak dimulai per akhir September lalu. Tak heran APK berbagai jenis mulai dari baliho, spanduk, hingga banner terpasang di berbagai sudut.

"September itu sudah mulai. Banyak yang melanggar. Mulai di jalan yang ramai, di tengah kota sampai desa-desa," urainya.

Ia mencontohkan pelanggaran yang ditemukan diantaranya, memasang dengan menggunakan paku di pohon. Hal ini melanggar tiga aturan sekaligus yakni perda maupun perbup.

Bentuk pelanggaran lain, lanjut Marji, diantaranya pemasangan APK di tempat-tempat larangan. Terdapat sejumlah tempat larangan yang wajib steril dari APK, mengacu PKPU 23/2018 tentang Kampanye yang telah direvisi.

"Diantaranya di lingkungan lembaga pendidikan, tempat ibadah, hingga kantor-kantor pemerintahan," imbuhnya.

Marji menyebutkan, pihak-pihak yang melanggar akan dipanggil dan disidang. Selanjutnya, dimungkinkan mereka dapat dijatuhi sanksi jika terbukti melakukan pelanggaran administrasi.

Selain itu, Bawaslu Ponorogo juga berupaya melakukan penertiban serentak yang akan di gelar dalam waktu dekat.

"Kami sudah agendakan untuk menggelar penertiban serentak menyikapi banyaknya pelanggaran pemasangan APK selama masa kampanye ini," terang Marji.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.