Minggu, 21 Jun 2026 08:23 WIB

Wali Kota Risma Wajibkan Pelajar di Surabaya Ikuti Ekstrakulikuler

Wali Kota Risma saat di acara Student Basketball Championship
Wali Kota Risma saat di acara Student Basketball Championship

jatimnow.com - Untuk mengurangi kenakalan remaja, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta sekolah mengharuskan siswanya mengikuti ekstrakurikuler di sekolah.

Penegasan itu dikatakan Risma saat menutup kompetisi Suroboyo Student Basketball Championship di Lapangan Basket Kampus C Universitas Airlangga (Unair), Senin (10/12/2018).

"Bapak ibu guru dan kepala sekolah, Pemkot Surabaya punya lapangan banyak. Ada Gelora Pancasila, Gelanggang Remaja, dan lain-lain. Itu bisa digunakan siswa sekolah dan tinggal diatur jadwalnya, mangkanya itu wajibkan siswanya untuk mengikuti satu ekskul disekolah," kata Risma.

Dengan mengikuti ekstrakurikuler, lanjut Risma, nantinya bisa menyelamatkan anak-anak dari kenakalan remaja. Supaya tumbuh kembang anak-anak menjadi luar biasa.

"Misalkan ada anak ingin belajar drama, tapi belum ada guru drama, akan saya carikan. Ini semua demi menghindarkan anak-anak dari kenakalan remaja," tuturnya.

Risma juga mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan anak-anak yang berprestasi di bidang olahraga basket akan dikirim ke luar negeri.
Seperti halnya dengan 10 anak-anak Surabaya yang sudah dikirim ke Liverpool, Inggris, beberapa waktu lalu.

"Kalau kalian bermain basket dengan baik dan mau belajar dengan baik, akan ibu kirim ke luar negeri," jelasnya.

Wali Kota Risma juga berharap agar anak-anak agar tekun berlatih agar kelak bisa menjadi pemain profesional.

"Giatlah berlatih dan bersungguh-sungguh. Itu bisa digunakan saat SMA, perguruan tinggi, dan menjadi pemain profesional. Apalagi banyak pemain profesional berasal dari perguruan tinggi," tuturnya.

Selain mewajibkan setiap siswa mengikuti ekstrakulikuler, Ia juga berpesan tidak ada alasan nilai sekolah jatuh hanya karena sering berlatih basket. Yang terpenting adanya kemauan dan pintar mengatur jadwal.

"Ibu dulu pemain voli dan masuk tim basket sekolah. Ibu bisa lakukan keduanya dan nilai tidak ada yang turun," katanya.

Risma juga berpesan agar para pelajar di Surabaya agar tidak mudah terpengaruh perbuatan negatif di luar.

"Anak-anak Surabaya harus berani menolak. Sebab, sekali terjerumus, akan rugi selamanya," tegasnya.




Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.