Sabtu, 20 Jun 2026 11:41 WIB

Begini Langkah Pemkot Surabaya Tangani Korban Kebakaran di Kapasan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melihat kondisi korban kebakaran di penampungan sementara
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melihat kondisi korban kebakaran di penampungan sementara

jatimnow.com - Pemerintah Kota Surabaya melakukan sejumlah langkah menangani para korban kebakaran di Jalan Kapasan Dalam 1 dan 2, Kapasan, Simokerto, Surabaya. Selain mengirim sejumlah bantuan, Pemkot Surabaya juga melakukan pendampingan trauma healing bagi para korban.

"Selama 7 hari pertama, kami kirim psikolog untuk mendampingi para korban yang saat ini hidup di penampungan," sebut Kabag Humas Pemkot Surabaya, M. Fikser, Minggu (9/12/2018).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Pendampingan trauma healing itu akan diberikan kepada 29 Keluarga atau sekitar 72 orang penghuni 16 rumah yang terbakar di Jalan Kapasan Dalam gang 1 maupun 2, pada Sabtu (8/12/2018) malam hingga Minggu (9/12/2018) dini hari.

Baca juga: 

Menurut Fikser, jaminan kehidupan yang layak bagi para korban juga sudah diinstruksikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat ke lokasi usai menerima penghargaan Kota Surabaya sebagai kota favorit di ajang penghargaan bergengsi dunia di Guangzhou Award 2018, di China.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Selain untuk melihat secara langsung lokasi kebakaran, kedatangan bu Risma ini juga untuk memastikan bantuan apa yang layak untuk para korban kebakaran," jelasnya.

Hingga Minggu (9/12/2018) pagi, Pemkot Surabaya sudah menyediakan konsumsi bagi para korban kebakaran melalui mobil dapur lapangan Dinas Sosial yang sudah disiagakan di lokasi penampungan sementara di Kantor Kelurahan Kapasan.

"Kami juga sudah mendatangkan 40 buah kasur, 40 buah selimut dan 40 buah bantal. Selanjutnya akan disediakan kebutuhan lain seperti pakaian dan peralatan mandi," tambah Fikser.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tidak hanya itu, Pemkot Surabaya juga berjanji akan mempermudah pengurusan berkas-berkas penting milik korban yang terbakar, seperti ijazah dan surat berharga lainnya. "Ya mungkin tadi, ada yang bilang ijazah, surat nikah dan sertifikat-sertifikat yang terbakar, akan kami selesaikan," lanjutnya.

Saat ditanya masalah ganti rugi 16 rumah yang terbakar, Pemkot Surabaya juga menawarkan bantuan bedah rumah hingga menempati rumah susun. "Kalau rumah, kita ditawarkan rusun. Kalau tidak mau, ada bantuan renovasi bedah rumah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.