Senin, 15 Jun 2026 10:01 WIB

Terkait Kosmetik Ilegal, Via Vallen & Nella akan Dipanggil Polisi

Polisi membeberkan barang bukti kosmetik ilegal
Polisi membeberkan barang bukti kosmetik ilegal

jatimnow.com - 7 artis yang disebut-sebut menerima jasa promosi (endorse) kosmetik bermerk Derma Skin Care (DSC), dua diantaranya adalah Via Vallen dan Nella Kharisma. Polisi mengagendakan pemanggilan 2 artis dangdut itu setelah berhasil mengungkap bahwa kosmetik itu ilegal.

"Semua saksi terkait kami panggil. Dan rencananya, mulai dari Via Vallen, Nella Kharisma dan artis lainnya, juga akan kami mintai keterangan," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Kamis (6/12/2018).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Baca juga: 

Manurut Barung, pemanggilan terhadap Via Vallen (VV), Nella Kharisma (NK), serta 5 artis lainnya (NR, OR, MP, DJB dan DK) itu, hanya sebagai saksi. Sebab ketujuh artis itu telah menerima jasa untuk mempromosikan kosmetik DSC tersebut.

Diketahui sebelumnya, kasus kosmetik ilegal itu terbongkar setelah Subdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim menangkap KIL. Selain menyita sejumlah kosmetik racikan KIL, terungkap pula tarif artis untuk mempromosikan produk kecantikan asal Kediri, Jawa Timur tersebut.

"Tersangka (KIL, red) membayar Rp 7 - 15 juta per bulan setiap artisnya," beber Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan melalui Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polda Jatim, AKBP Rofik Ripto Himawan,

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Dalam promosinya, 7 artis itu memposting fotonya bersama produk DSC seolah-olah mereka menggunakan kosmetik itu. Selain memampang foto itu, 7 artis itu juga menulis caption pada media sosialnya yang menjelaskan tentang produk itu.

Berapa lama 7 artis ini diendorse oleh KIL? "Itu yang masih belum terungkap. Sebab pemeriksaan mereka (7 artis) sebagai saksi baru akan kami lakukan," ungkapnya.

Setelah 2 tahun memproduksi dan memasarkan kosmetik ilegal, KIL akhinya ditangkap dan tempat usahanya di Kediri digerebek. Sejumlah kosmetik DSC disita dari rumah KIL. Selain terbukti tidak mengantongi izin BPOM, kosmetik ini juga terbukti merupakan kosmetik oplosan dari kosmetik-kosmetik merk terkenal seperti Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Viva Lotion, Vasseline hingga Salep Sriti.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Produk kecantikan ini laku dipasaran setelah KIL memakai jasa 7 artis itu untuk mempromosikan produk tersebut. Setelah produk itu mengendorse artis, omzet penjualannya mencapai Rp 300 juta per bulan.

Produk-produk keluaran DSC dijual mulai harga Rp 350 ribu hingga Rp 500 ribu setiap paketnya. Biasanya dalam satu paket, pelaku menyediakan krim pagi, krim malam, collagen cream, obat jerawat, hingga krim facial dan peeling. Dan dalam satu bulan, tersangka mampu menjual sebanyak 750 paket.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.