Sabtu, 20 Jun 2026 15:10 WIB

Istri Konjen Jepang Ajari Mahasiswa Surabaya Cara Mengenakan Kimono

Tani Miwako menerangkan pakaian khas Jepang kimono dan yukata
Tani Miwako menerangkan pakaian khas Jepang kimono dan yukata

jatimnow.com - Tani Miwako, Istri Konsulat Jendral (Konjen) Jepang mengajarkan cara memakai Yukata ke mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) dalam kegiatan bertajuk "Workshop Pemakaian Yukata" di kampus setempat, Rabu (5/12/2018).

Pada workshop yang digelar di ruang Sumantri, Tani menjelaskan perbedaan antara Yukata dan Kimono. Ia membeberkan bahwa kedua pakaian tradisional dari negeri Sakura itu, sekilas nampak namun hanya terdapat beberapa perbedaan.

"Jika Yukata hanya dapat dikenakan saat musim panas, namun Kimono dapat digunakan dalam segala musim", ujarnya.

Tani menuturkan pemakaian Yukata lebih praktis dari pada memakai Kimono, karena mengenakan Yukata hanya dengan selapis kain saja.

"Yukata itu sendiri yang berbahan katun. Sedangkan Kimono, paling sedikit ada 3 lapis saat mengenakannya. Karena itu, bahkan orang asli Jepang belum tentu memakai Kimono", imbuhnya.

Ditemui dalam kegiatan serupa, Cicilia Tantri Suryawati, Dekan Fakultas Sastra (FS) menjelaskan kegiatan workshop ini dimaksudkan agar mahasiswa lebih mendalami akan budaya Jepang.

"Kami menggelar kegiatan budaya Jepang seperti menggunakan pakaian budayanya itu kami berharap agar  mahasiswa lebih paham cara memakai Yukata yang baik dan benar agar terlihat indah," ungkapnya.

Sementara itu, Febby Vallentia, mahasiswa FS Program Studi (Prodi) Sastra Jepang begitu antusias selama mengikuti kegiatan, karena berkesempatan mengenakan Yukata yang diajarkan langsung dari Istri Kojen Jepang.

"Saya seneng banget bisa tahu budaya Jepang dalam mengenakan Yukata, ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan," pungkas mahasiswa semester 1 ini.

Baca Juga: Merawat Kampus Agar Tetap Bersuara

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.