Senin, 15 Jun 2026 07:36 WIB

Warga Kali Jagir Surabaya Ketiban Rejeki Ikan Mabuk

Warga di sekitar Kali Jagir Wonokromo, Surabaya menjual ikan mabuk hasil tangkapan mereka
Warga di sekitar Kali Jagir Wonokromo, Surabaya menjual ikan mabuk hasil tangkapan mereka

jatimnow.com - Warga di sekitar Kali Jagir, Wonokromo, Surabaya ramai-ramai menuju bantaran sungai. Mereka ketiban rejeki dengan menjaring ikan-ikan yang mabuk dan mengambang di sekitar pintu air sungai tersebut.

Ikan-ikan mabuk itu diketahui warga di bantaran sungai sejak Selasa (4/12/2018) pukul 11.30 Wib. Dengan peralatan seadanya, warga masih sibuk mengumpulkan ikan-ikan yang teler tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Dari pantauan jatimnow.com, anak-anak hingga dewasa nampak ceria saat menjaring ikan-ikan itu. Mereka mengeluarkan 'senjata' mereka, baik jaring maupun ember. Seperti yang dilakukan Wahyudi, salah satu warga di sana. "Awalnhya sedikit, tapi lama-lama semakin banyak. Akhirnya warga di sini menyerbu," ungkapnya.

Wahyudi mengatakan, jika ikan mabuk terlihat pada siang hari, biasanya hanya sebentar. Namun, jika mabuknya malam hari, pasti lama dan banyak yang mati. "Ikan mabuk ini sudah sering terjadi terutama ketika awal musim penghujan seperti sekarang," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tapi, sejak dua pekan musim penghujan tahun 2018 ini datang, Wahyudi menyebut baru kali ini ikan mabuk terlihat.

Tidak hanya Wahyudi. Farisa, yang saat itu mengikuti suaminya menangkap ikan mabuk, mengaku jika hasil tangkapan suaminya sebanyak 5 kg. "Ada ikan Bader, Nila, Mujahir dan keting," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hasil tangkapan itupun, oleh Farisa dijual kepada para pengendara yang melintas di sekitar lokasi dengan harga Rp 5 ribu per kilogram. "Ini tadi saya sudah menjual sekitar 5 kg," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.