Senin, 22 Jun 2026 09:31 WIB

Polisi Periksa Orang yang Diduga Membuang Ratusan KIP di Nginden

  • Penulis :
  • | Kamis, 22 Mar 2018 11:59 WIB
Karung berisi 643 KIP saat dibawa anggota Polsek Sukolilo ke Polrestabes Surabaya.
Karung berisi 643 KIP saat dibawa anggota Polsek Sukolilo ke Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 
jatimnow.com - Dugaan polisi mengantongi identitas orang yang menelantarkan ratusan KIP (Kartu Indonesia Pintar) di Nginden Surabaya, akhirnya terjawab. Meski kemarin baru muncul kecurigaan, namun polisi mulai memeriksa orang tersebut. 
 
Disinggung apakah orang yang menelantarkan ratusan KIP di tempat laundry di Jangkungan Nginden Surabaya itu sudah diperiksa, Kapolsek Sukolilo, Kompol Ibrahim Ghani membenarkannya.
 
"Sudah. Sudah kami periksa semuanya. Tapi kami belum bisa membeberkan hasilnya," kata Ibrahim singkat, saat dikonfirmasi jatimnow.com, Kamis (22/3/2018). 
 
Kendati belum membuka siapa orang itu dan bagaimana orang itu bisa menelantarkan ratusan KIP itu, namun dari informasi yang diterima jatimnow.com menyebut, orang itu berinisial MH.
 
Pria ini merupakan warga sekitar, yang rumahnya satu kampung dengan rumah Umi Kulsum, mertua Kardi. 
 
Diketahui sebelumnya, temuan ratusan KIP itu dilaporkan oleh Kardi (44) Jangkungan 1/20 Surabaya. Kardi melapor kepada anggota Binmas Polsek Sukolilo saat dirinya menjalani pendataan, Selasa (20/3/2018). 
 
Kardi menyebut jika ia menemukan KIP itu pada 10 Maret 2018 sekitar pukul 15.00 Wib di rumah mertuanya (Umi Kulsum). Mertua Kardi itu sendiri, memiliki usaha laundry di Nginden Jangkungan 1-D/18 Surabaya. 
 
Setelah dihitung detail di Mapolsek Sukolilo, karung putih itu berisi sebanyak 643 keping KIP dengan rincian untuk Kelurahan Gebang 220 keping dan untuk Kelurahan Keputih sebanyak 423 keping.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.