Kamis, 18 Jun 2026 06:39 WIB

Disuntik Dana Rp 5,6 Triliun, BPJS Kesehatan Janji Lunasi Tunggakan RS

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris

jatimnow.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akan mendapatkan suntikan dana subsidi sebesar Rp 5,6 triliun.

Dana suntikan itu merupakan hasil keputusan rapat dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Suntikan dana gelombang kedua tersebut akan digunakan untuk melunasi tunggakan-tunggakan, yang harus dibayarkan kepada rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

"Jadi hasil review kedua yang baru bersifat sementara itu, sudah diputuskan pemerintah akan menyuntik lagi dana subsidi Rp 5,6 triliun. Jadi ini akan segera berproses," kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris ditemui di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (26/11/208).

Fachmi menjelaskan, review kedua tersebut merupakan lanjutan dari pertama yang dihasilkan sekitar dua bulan lalu. Dimana hasil review pertama memutuskan pemerintah menyuntik dana tambahan Rp 4,9 triliun.

"Yang itu sudah dibayarkan kepada rumah sakit yang ditunggak, hanya saja dari suntikan dana itu tunggakan BPJS Kesehatan masih belum bisa melunasi semuanya," terangnya.

Sementara itu, Mengenai pencairan suntikan dana tambahan sebesar Rp 5,6 triliun tersebut, BPJS Kesehatan sudah mengirimkan surat ke Kemenkeu terkait proses administratifnya.

"Proses administratif tersebut terkait penggunaan dana pemerintah yang besar itu. Kami janji begitu suntikan dana tambahan tersebut cair, kami akan segera mengoptimalkannya untuk membayar tunggakan-tunggakan rumah sakit beserta denda-denda yang sesuai ketentuan," paparnya.

Sembari menunggu dana tersebut cair, Fahmi meminta kepada pihak-pihak rumah sakit tetap melakukan pelayanan kesehatan dengan baik kepada para pasien pengguna BPJS kesehatan.

"Suntikan dana tersebut juga akan segera didistribusikan ke rumah sakit seluruh Indonesia sesuai dengan tagihan-tagihan masuk yang sudah diverifikasi. Kami mohon kepada rumah sakit untuk tetap melayani dengan baik. Komitmen ini komitmen kami bersama untuk tetap menjaga program ini tetap berkelanjutan," imbaunya.

Baca Juga: Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

Baca Juga: Pola Asuh Observasi Aktif, Rahasia Nala Hafal Anatomi di Usia Dini

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.