Senin, 15 Jun 2026 17:34 WIB

Protes Pernyataan Prabowo, Driver Ojek Online Gelar Demo di Surabaya

Aksi demonstrasi pengemudi ojek online di Surabaya
Aksi demonstrasi pengemudi ojek online di Surabaya

jatimnow.com - Ratusan pengemudi atau driver ojek online (ojol) di Surabaya menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (24/11/2018). Mereka menuntut calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto untuk meminta maaf atas pernyataannya tentang pemuda Indonesia yang memilih menjadi ojek selepas lulus SMA.

Aksi ini juga digelar dengan longmarch dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) menuju Gedung Negara Grahadi. Ratusan ojol ini juga membawa berbagai poster bernada protes.

"Pak Prabowo Stop Remehkan Ojek, Pak Prabowo Jangan Remehkan Profesi Kami, Pak Prabowo Stop Remehkan Ojek!".

Dalam aksi tersebut para driver ojek online menyatakan bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh Prabowo dinilai meremehkan profesi mereka sebagai ojol.

"Prabowo telah mendiskreditkan profesi ojek online, kami prihatin, kami menuntut Prabowo agar meralat pernyataannya dan meminta maaf kepada kami semua," kata Eko Wahono, Koordinator Aksi ini dan Ketua Komunitas Peduli Ojek Online Surabaya.

Wahono mengatakan, menjadi pengemudi ojek online adalah sebuah pekerjaan yang mulia. Sebab, selain demi menghidupi keluarganya, ojol juga berjasa bagi solusi permasalahan pengentasan pengangguran dan meningkatnya perekonomian Indonesia.

Dengan layanan delivery yang dinilainya sangat memberikan dampak positif terhadap UMKM di sektor usaha makanan. Selama ini, UMKM merasa sangat terbantu dengan keberadaan ojol sebagai pengantar pesanannya.

"Kami itu pejuang jalanan yang setiap hari melawan panas hujan untuk menghidupi kekuarga kami. Akhirnya dengan keberadaan kita semua happy, UMKM juga happy," kata dia.

Menurut Wahono, para tokoh nasional dan para calon pemimpin, harusnya bisa memperjuangkan hak-hak ojol, dengan merencanakan regulasi yang pro pada kesejahteraan pengemudi ojek dan driver taksi online.

"Tokoh itu harusnya bijak, justru alangkah indahnya bila tokoh itu ketika duduk di pemerintahan nanti bisa memperjuangkan hak-hak kami dengan menerbitkan regulasi, bukan malah merendahkan profesi kami," kata dia.









Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.