Kamis, 18 Jun 2026 23:10 WIB

Uang Pembinaan Atlet Tak Diberikan, Ini Reaksi Pesilat di Probolinggo

Para pesilat mendatangi kantor Disporaparbud Probolinggo
Para pesilat mendatangi kantor Disporaparbud Probolinggo

jatimnow.com - Sebanyak 21 perwakilan pesilat dari berbagai perguruan di Kabupaten Probolinggo mendatangi Kantor Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) daerah setempat, Kamis (22/11/2018).

Kedatangan para pesilat tersebut untuk mempertanyakan uang pembinaan atlet berprestasi  yang tidak didapat saat Pekan Olahraga Kabupaten ( PORKAB).

Dengan didampingi oleh Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Probolinggo, Achmad Ansori, para pesilat tersebut berniat menemui Kepala Disporaparbud.

"Para atlit dari IPSI kecewa soalnya dalam Porkab kemarin atlit berprestasi hanya mendapatkan medali tanpa ada uang pembinaan sepeserpun," ujar Achmad Ansori.

Tujuan kedatangan tersebut, kata Anshori, ingin mengklarifikasi. Sebab banyak kecurigaan yang timbul dari berbagai perguruan yang ada.

"Kami mengajak mereka agar tidak ada kecemburuan diantara para pesilat," tegasnya.

Anshori juga menjelaskan, dana tersebut hanya tahun ini tidak dikeluarkan, sebelumnya tiap atlet yang juara mendapatkan dana tersebut, yaitu untuk juara satu sebesar 500 ribu, juara dua 300 ribu dan juara tiga 250 ribu.

"Karena hanya 3 cabang olahraga (Cabor) yang tidak mendapatkan dana, yakni Balap Sepeda, Basket dan Pencak silat ini saja. Sedang Cabor yang lain tetap dapat uang pembinaan,"  jelasnya.

Para pesilat ditemui oleh Kasi Keolargaaan, Ganet Lelono. Menurutnya, bukan tidak menyediakan uang pembinaan untuk atlit silat, namun uang pembinaan yang seharusnya diterima oleh para atlit cabor tersebut sudah ditarik oleh Pengkab IPSI untuk kegiatan festival pencak silat tradisional pada Februari lalu.

"Jumlah dana IPSI yang sudah diterima untuk event itu sebesar Rp 10 juta," ungkapnya.

Namun dengan adanya permasalahan ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Komita Olahraga Nasional Indonesia (KONI) karena cabor berada di bawah naungan lembaga tersebut.

"Kami akan bicarakan lebih lanjut untuk segera menyelesaikan masalah ini agar bisa cepat clear," tegasnya.



Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.