Selasa, 16 Jun 2026 05:57 WIB

Penyerangan Pos Polisi di Lamongan Sudah Dirancang 3 Bulan Sebelumnya

Kapolres Lamongan bersama dengan Bupati usai menjenguk Bripka AA
Kapolres Lamongan bersama dengan Bupati usai menjenguk Bripka AA

jatimnow.com - Dua tersangka penyerangan polisi di Lamongan, ER dan MSA mengaku awal perkenalan mereka terjadi di mushala di Lamongan. Keduanya menjadi akrab karena memiliki satu pemahaman yang sama.

"Menurut keterangan dari pelaku mereka bertemu saat keduanya kegiatan ibadah selama 3 sampai 4 bulan di mushala Lamongan. Karena memiliki satu akidah dan konsep pemahaman yang sama, akhirnya akrab," papar Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung di RS Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, Rabu (21/11/2018).

Setelah keduanya menjadi akrab, mereka pun melakukan perencanaan yang bertujuan untuk menyerang pos polisi di wilayah Wisata Bahari Lamongan (WBL). Perencanaan tersebut sudah disiapkan dalam kurun waktu 3 hingga 4 bulan.

"Sehingga beberapa kali melakukan perencanaan seperti akan melakukan pos lantas akhirnya mereka melakukan kerjasama. Mereka merencanakannya 3-4 bulan sejak kenal," imbuh Feby.

Tak hanya itu, berdasarkan keterangan Feby, kedua pelaku sebelumnya juga pernah melakukan hal yang sama, melakukan penyerangan terhadap pos polisi sejak awal 2018 lalu. Namun hal tersebut tidak berakibat fatal.

"Salah satunya seperti itu dilempar batu dan kelereng, tapi untuk detailnya kita belum bisa jelaskan. Tahun 2018 awal, melakukan hal yang sama di wilayah pos lantas Lamongan tapi tidak mengakibatkan kerusakan, hanya retak saja dan itu tidak diketahui polisi karena pos lantas kosong. Itu keterangan dari tersangka," kata Feby.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.