Minggu, 21 Jun 2026 01:39 WIB

Proyek Pembangunan MERR Gununganyar Ditargetkan Selesai Akhir 2018

Wali Kota Risma saat mengunjungi proyek MERR Gununganyar
Wali Kota Risma saat mengunjungi proyek MERR Gununganyar

jatimnow.com - Proyek pembangunan ruas Middle East Ring Road (MERR) di Jalan Gununganyar, Surabaya direncanakan rampung pada akhir tahun 2018. Hal ini terungkap saat Wali Kota Surabaya meninjau proyek pembangunan single years tersebut, Rabu (14/11/2018).

Risma meninjau lokasi dengan didampingi oleh Unit Kopsurgah (Koordinasi Supervisi dan Pencegahan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Najib Wahito. Risma mengatakan, tinjauannya bersama anggota KPK karena kebetulan rekannya tersebut sedang berada di Surabaya.

"Biasanya kalau di Jatim juga ngevaluasi Surabaya. Saya ajak ke lapangan lihat proyek. Sebetulnya pinginnya di rumah pompa Kalimas tapi waktunya nggak ada tadi pagi dua-duanya ada acara, akhirnya dipilih waktunya yang nututi di MERR dan proyek di Surabaya barat," kata Risma di sela-sela meninjau proyek, Rabu (14/11/2018).

Saat ditanya terkait kapan diselesaikannya proyek tersebut, Risma mengatakan bahwa sementara untuk saat ini masih menyelesaikan satu ruas saja. Ia beralasan karena konstruksi tersebut dirasa berat.

"Insyaallah satu sisi yang hanya ruas ini dulu. Kita tinggal neruskan untuk tahun depan nanti dua jalur lengkap. Insyaallah kita tembus jalan tol," ujarnya.

Risma menambahkan, sambungan jembatan wilayah Gununganyar menuju Pondok Candra tersebut masih akan di evaluasi karena konstruksinya mahal. Selain itu juga dirasa biaya yang dibutuhkan cukup tinggi.

"Nanti mungkin kita evaluasi karena kalau itu tinggi sekali memang sebelah sana. Kalau yang ini mungkin kami coba evaluasi. Karena kemarin waktunya kurang 2 bulan habis untuk penyelesaian dengan masyrakat kemudian itu agak terlambat 2 bulan," tambahnya.

Soal pembebasan lahan, Risma mengtakan jika masalah tersebut sudah diselesaikan. Namun masih ada satu permasalahan lain yaitu lahan milik IAIN yang masih belum ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Punya IAIN itu ada yg tertinggal mereka belum menyampaikan ke saya. Ini makanya bu Erna saya minta menyurati IAIN maunya kayak gimana. Dulu maunya diganti bangun perpus, tapi kita setor uang aja. Yang bangun mereka," bebernya.


Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.