Rabu, 17 Jun 2026 05:58 WIB

7 Orang Tewas karena Jebakan Tikus Selama 2018, Ini Upaya Polisi

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 13 Nov 2018 12:30 WIB
Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu (Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kapolres Ngawi AKBP Pranatal Hutajulu (Mita Kusuma/jatimnow.com)

jatimnow.com - 7 orang meninggal dunia karena jebakan tikus yang beraliran listrik di Kabupaten Ngawi selama 2018. Data tersebut melonjak tajam dari tahun 2017 yang hanya 2 orang.

"Ada kenaikan memang setahun ini. Makanya akan kami tindak tegas mereka yang memasang jebakan tikus dan menimbulkan korban meninggal dunia," kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu kepada jatimnow.com, Selasa (13/11/2018).

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Buktinya, lanjut ia, dua kasus meninggal dunia karena jebakan tikus di wilayah Geneng dan Padas diusut. "Kita masih usut. Ada unsur kesengajaan atau tidak," terangnya.

Ia mengatakan, jika terbukti pemasangan jebakan tikus beraliran listrik menimbulkan korban akan dikenai pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang meninggal dunia.

"Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara. Itu jika terbukti bersalah," terangnya.

Akan tetapi, untuk mengurangi jatuh korban kembali, AKBP Pranatal mengaku melakukan beberapa upaya.

Baca Juga: Kejar Layangan hingga Atap Toko Bangunan, Bocah di Jember Tewas Kesetrum

Ia menjelaskan, akan melakukan koordinasi dengan kepala dinas pertanian untuk melaksanakan sosialisasi melalui penyuluh pertanian dan bhabinkamtibmas kepada petani akan bahaya penggunaan alat listrik untuk jebakan tikus.

"Sosialisasi berupa penyuluhan kepada petani, pemasangan banner, spanduk dan pamflet," ujarnya.

Langkah kedua, lanjut ia, koordinasi dengan kepala PLN Ngawi agar kedepannya para petani yg ditemukan menyalahgunakan sambungan listrik utk jebakan tikus akan diputus atau diblokir tokennya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Petani juga akan diwajibkan membuat surat pernyataan bermaterai bahwa sambungan listrik tidak dipergunakan selain untuk keperluan pengairan dan penerangan," pungkasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.