Selasa, 16 Jun 2026 15:00 WIB

Di Surabaya, Mantan Menpora Hayono Isman Bicara Makna Hari Pahlawan

Mantan Menpora Hayono Isman saat di Surabaya
Mantan Menpora Hayono Isman saat di Surabaya

jatimnow.com - Momen Hari Pahlawan biasa diperingati dengan sebuah gelaran parade juang Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota  Surabaya. Menurut mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Kabinet Pembangunan VI, Hayono Isman, momen Hari Pahlawan sangat penting khususnya generasi muda milenial.

Hayono mengatakan, Hari Pahlawan diperingati sebagai semangat 45 para pejuang bangsa dengan keberanian memerdekakan Indonesia.

"Semangat 45 memiliki keberanian, punya sikap spontan tidak menanyakan apa agamamau, sukumu, apa pangkatmu. Tapi mereka berkomitmen untuk mengorbankan nyawa untuk negera Indonesia yang merdeka," ungkap Hayono saat rakor Aliansi Relawan Jokowi di Surabaya, Minggu (11/11/2018).

Menurut Hayono, semangat tersebut harus dimiliki oleh generasi milenial. Namun dalam bentuk yang berbeda jika dulu para pahlawan mengusir penjajah untuk sekarang mengusir kebodohan.

"Selain itu, bagi generasi milenial juga untuk mengusir intoleransi diantara kita. Karena di era keterbukaan di era khususnya sosmed banyak berita memecah belah generasi milenial," ujarnya.

Generasi milenial harus bangkit menjadi kekuatan. Tidak hanya profesi tertentu. Namun dalam bidang lainnya yang menjadi potensi dari anak-anak muda tersebut.

"Bisa menjadi pengusaha jamu yang kuat, pemulung profesional, menjadi satpam yang dipercaya dan pengusaha kuat besar," ucapnya.

Ia menambahkan, di era reformasi sudah terdapat sisi positif. Ia mencontohkan seperti di era demokrasi Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya berprofesi sebagai tukang mabel mampu menjadi seorang Presiden Republik Indonesia.

"Di era demokrasi seorang tukang mebel bisa jadi Wali Kota, jadi Gubernur dan Presiden. Artinya, di profesi lain anak muda yang sekarang menekuni ekonomi kreatif lagi bikin start up bisa menjadi konglomerat suatu waktu, itu di sisi ekonomi. Karena demokrasi memberi ruang itu. Namun sisi gelapnya hoax dan fitnah harus dilawan diusir para generasi milenial dengan semangat 45," tandasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.