Sabtu, 13 Jun 2026 14:57 WIB

Pabrik Bir di Mojokerto Kini Dilengkapi Fasilitas Biomassa

Pungkasiadi (tengah) bersama Direktur PT Multi Bintang Indonesia saat memotong pita tanda diresmikannya fasilitas biomassa PT Multi Bintang Indonesia./ Foto : Khilmi Sabikhisma Jane.
Pungkasiadi (tengah) bersama Direktur PT Multi Bintang Indonesia saat memotong pita tanda diresmikannya fasilitas biomassa PT Multi Bintang Indonesia./ Foto : Khilmi Sabikhisma Jane.

jatimnow.com - Dalam rangka mewujudkan komitmen untuk mendukung pemerintah yang sedang mentransformasi industri nasional menjadi industri hijau, PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MBI) meresmikan fasilitas biomassa di lokasi operasionalnya di Desa Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Kamis (8/11/2018).

Fasilitas biomassa ini akan menghasilkan energi baru terbarukan (EBT) yang menggantikan penggunaan bahan bakar gas alam. Dengan beralih ke EBT, mekanisme CO2 dari operasional Brewery Sampangagung berkurang hingga 90 persen atau setara dengan lima ribu ton CO2.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Peresmian fasilitas biomassa di Brewery Sampangagung merupakan bukti bahwa selain bertanggung jawab menghasilkan produk-produk minuman berkualitas, Multi Вintang juga bertanggung jawab tehadap lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya," ujar Cosmas Batubara, President Commissioner PT Multi Bintang Indonesia Tbk, produsen dari bir bintang.

Bekerja sama dengan salah satu perusahaan penyedia fasilitas biomassa yakni PT Tasma Bio Energi, MBI menggantikan energi panas yang selama ini berasal dari gas alam (energi fosil) dengan EBT, untuk memanaskan boiler yang digunakan dalam proses brewing dan operasional browery lainnya.

“EBT ini berasal dari hasil pembakaran 80 persen limbah industri pertanian (Iimbah sekam padi) dan juga 20 persen limbah industri pengolahan kayu (limbah cacahan kayu),” imbuhnya usai meresmikan fasilitas biomassa.

Limbah dari pengoperasian fasilitas biomassa ini nantinya juga akan dapat digunakan kembali sebagai bahan baku pupuk organik untuk mendukung pertanian masyarakat sekitar.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Yang dengan sendirinya, akan menciptakan fondasi awal dari sebuah pembentukan ekosistem circular economy untuk masyarakat sekitar.

Sementara itu, Pungkasiadi, Wakil Bupati Mojokerto menambahkan, pemerintah daerah juga akan mendukung program dari PT Multi Bintang Indonesia.

Adanya fasilitas biomassa ini dinilai mampu membantu mendongkrak ekonomi masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

“Biomassa ini kan butuh sekam dan limbah gergajian kayu. Jadi masyarakat Kabupaten Mojokerto yang punya penggilingan padi dan pengolahan kayu bisa jual limbahnya di sini (PT MBI),” tukasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.