Senin, 15 Jun 2026 08:48 WIB

Operator Kapal Ujung-Kamal Merugi, ini Tuntutan Namarin ke Pemerintah

  • Penulis :
  • | Rabu, 07 Nov 2018 22:11 WIB
Ilustrasi Pelabuhan Ujung-Kamal, Madura
Ilustrasi Pelabuhan Ujung-Kamal, Madura

jatimnow.com - Jembatan Suramadu resmi digratiskan. National Maritime Institute (Namarin) akhirnya angkat bicara.

Namarin meminta pemerintah untuk mempertahankan penyeberangan Ujung-Kamal dengan menyediakan subsidi Public Service Obligation (PSO).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Direktur Namarin Siswanto Rusdi mengatakan, subsidi PSO penting diberikan sebagai implikasi kebijakan penggratisan Jembatan Suramadu yang berdampak pada kerugian operasional kapal di penyeberangan Ujung-Kamal.

"Sudah seharusnya pemerintah hadir untuk menyelamatkan bisnis yang selama ini berperan sebagai penyangga utama Tol Suramadu," ungkap Siswanto.

Sebab, lanjut Siswanto, sejak Jembatan Suramadu beroperasi, operator kapal di penyeberangan Ujung-Kamal, dalam beberapa tahun terakhir terus memberikan subsidinya untuk operasional kapal.

Meski menurut Siswanto, penggratisan Jembatan Suramadu menguntungkan penggunanya, tetapi kebijakan tersebut seharusnya tidak mematikan penyeberangan Ujung–Kamal.

Sebab, penyeberangan Ujung-Kamal juga memiliki fungsi vital sebagai pendukung infrastruktur penghubung Surabaya-Madura.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jika ada masalah teknis di Suramadu yang mengakibatkan jembatan tidak bisa dilalui, infrastruktur transportasi yang dipakai, pasti penyeberangan ini," tegasnya.

Siswanto memaparkan, di penyeberangan Ujung–Kamal, saat ini masih beroperasi 3 unit kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan PT Darma Lautan Utama.

Kapal-kapal tersebut melayani penyeberangan orang dan kendaraan yang sebagian besar berasal dari Gresik dan Bangkalan bagian barat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tarifnya, Rp 7 ribu untuk pengendara motor, dan Rp 46 ribu untuk pengendara roda 4. Sedangkan untuk kendaraan penumpang sebesar Rp 59 ribu serta kendaraan barang dengan tarif Rp 81 ribu.

"Keberadaan penyeberangan Ujung-Kamal tetap dibutuhkan. Apalagi pada saat emergency, baik karena faktor alam dan sebagainya," pungkas Siswanto.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.