Jumat, 12 Jun 2026 13:16 WIB

4 Ruang Dispendukcapil Jember Disegel Polisi, Bagaimana Pelayanannya?

Petugas kepolisian tampak menjaga salah satu ruangan yang telah diberi garis polisi.
Petugas kepolisian tampak menjaga salah satu ruangan yang telah diberi garis polisi.

jatimnow.com - 4 ruangan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember disegel polisi. Satu ruangan diantaranya milik Kadispendukcapil, Sri Wahyuni.

Penyegelan tersebut terjadi karena dugaan pungutan liar (Pungli) pengurusan dokumen kependudukan (KTP). 20 orang pun terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Selain diberi garis polisi (police line), masing-masing ruangan tersebut dijaga ketat aparat kepolisian bersenjata dari Polres Jember.

Sekretaris Dispendukcapil Hariyanto mengatakan, dari empat ruangan tersebut diantaranya ruang kerja Kadis Dukcapil, Kepala Seksi Keuangan, ruangan Bagian Kepegawaian dan Perencanaan, dan ruang Pelaporan.

"Mulai kemarin malam (4 ruangan tersebut, red) sudah dijaga ketat oleh polisi," papar Hariyanto, Jumat (2/11/2018).

Meski demikian, terkait dengan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan (Adminduk), pihaknya mengaku akan mengupayakan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat.

Pasca OTT tersebut, aktivitas pelayanan sempat ditutup. Namun, karena banyaknya antrean, pelayanan pun dibuka kembali.

"Alhamdulillah akan kita maksimalkan dan kami layani sebisa mungkin. Untuk dokumen yang sifatnya permanen, seperti E-KTP, KK dan akta kelahiran kita beri antrean. Untuk petugas yang lain juga bekerja sebagaimana biasanya," ungkapnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Salah seorang warga, Mukhtar yang tengah mengurus dokumen kependudukan mengaku telah antre sejak pagi.

"Saya sudah mulai jam 5 tadi. Tapi baru bisa masuk jam 7 lewat 10 menit. Tidak tahu kenapa, kayaknya ada masalah. Banyak polisi yang berjaga," ujarnya.

Setelah dirinya telah menyerahkan kelengkapan dokumen kependudukan secara lengkap hanya diberikan tanda terima oleh petugas Dispendukcapil.

"Tadi setelah menyerahkan berkas hanya diberi tanda terima saja dari petugas," kata Mukhtar yang tengah mengurus KTP itu.

Baca Juga: Kerja Sama Sister City Jember-Jinhua Tuai Pujian Akademisi UB

Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, penyegelan 4 ruangan tersebut tetap mempertimbangkan sisi pelayanan Adminduk.

Selain itu, dirinya juga mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Jember dan sekretaris dinas terkait pemasangan police line.

"Kita segel 4 ruangan. Salah satunya ruangan Kepala Dispenduk. Kita minimalisir segel ruangan, agar pelayanan adminduk bisa tetap berjalan," tegasnya.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.