Rumah Jannatun, Korban Pesawat Lion Air JT610 Jatuh Dibanjiri Pelayat
- Penulis : Farizal Tito
- | Kamis, 01 Nov 2018 11:01 WIB
jatimnow.com - Rumah duka Jannatun Cintya Dewi, korban pesawat Lion Air JT 610 yang pertama teridentifikasi, dibanjiri pelayat.
Para pelayat di rumah duka yang terletak di Dusun Prumpon RT. 1 RW.1, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu mengantarkan jenazah dari wanita yang bekerja sebagai Staf Analis Kegiatan Usaha Hilir Migas, Ditjen Migas Kementerian ESDM ke pemakaman.
Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah
Jenazah Jannatun diterbangkan dari dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (1/10/2018) pagi. Sejak pagi hari, sanak saudara, tetangga, dan keluarga korban terus berdatangan.
Suasana di rumah duka terlihat dibanjiri karangan bunga. Ucapan belasungkawa datang mulai dari kalangan pejabat kementerian ESDM, Pertamina, Perusahaan Gas Negara, Direktorat Jenderal Migas, serta beberapa pejabat lainnya.
Terlihat juga karangan bunga ucapan belasungkawa dari maskapai penerbangan PT. Lion Air Group.
"Jenazah langsung disalati dan baru dimakamkan," ujar salah satu warga setempat, Fajar.
Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta
Diketahui, Jannatun Cintya Dewi, adalah korban pesawat Lion Air JT 610 yang pertama teridentifikasi.
Ia adalah satu dari ratusan korban pesawat Lion Air JT610 dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.
Korban, merupakan anak pertama dari dua bersaudara pasangan Bambang Supriadi dan Surtiyem.
Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi
Ia merupakan Sarjana lulusan Teknik Kimia Institut Tekhnologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Editor : Erwin YohanesURL : https://jatimnow.id/baca-8599-rumah-jannatun-korban-pesawat-lion-air-jt610-jatuh-dibanjiri-pelayat