Kamis, 16 Jul 2026 14:15 WIB

Guru SDN di Tulungagung Rela Iuran Untuk Mendapat Siswa Baru

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 14 Jul 2026 10:30 WIB
Aktivitas MPLS di SDN 2 Plandaan Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Aktivitas MPLS di SDN 2 Plandaan Tulungagung. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) menjadi tantangan tersendiri bagi sejumlah guru SD Negeri di Tulungagung. Mereka harus memutar otak dan menemukan cara yang tepat agar mendapatkan di tahun ajaran baru. Terlebih bagi sekolah yang berada di wilayah pinggiran, mencari siswa bukan perkara yang gampang. Ketatnya persaingan antara sekolah negeri dan swasta menjadi salah satu permasalahan saat pelaksanaan SPMB. Para guru bahkan rela iuran untuk memberikan uang kepada orang tua calon siswa agar bersedia mendaftar di sekolahnya.

Salah seorang guru SD Negeri di Tulungagung berinisal S (38) bercerita sejumlah guru di sekolahnya rela iuran untuk mendapat siswa baru. Hal ini dikarenakan jika mereka tidak dapat siswa baru maka tunjangan sertifikat pendidik tidak akan cair selama satu tahun. Untuk tetap bisa mendapatkan tunjangan tersebut, mereka harus bisa mendapat siswa baru minimal satu orang saja.

Baca Juga: Capaian CKG Masih 20 Persen, Dinas Kesehatan Tulungagung Sasar Pelajar Usai MPLS

"Kalau tahun lalu infonya minimal 3 siswa baru tunjangan serdik bisa cair, tahun ini satu siswa saja sudah bisa cair," tuturnya.

Berbagai cara dilakuka untuk mendapat siswa baru ini. Sejumlah guru yang menerima tunjangan serdik iuran untuk memberi uang ke orang tua calon siswa baru. Bahkan beredar informasi di sebuah sekolahan kawasan selatan Tulungagung, orang tua calon siswa baru memperoleh batuan uang hingga Rp2 juta agar anaknya didaftarkan di sekolah tersebut. Tak hanya itu orang tua ini juga mendapat sebuah kompor gas.

"Beredar informasi orang tuanya dapat Rp2 juta dan kompor gas, akhirnya sekolah itu mendapat siswa," tuturnya.

Baca Juga: Gunakan Alat Sederhana, Kemenag Tulungagung Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

Langkah yang sama juga dilakukan oleh SDN 2 Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. Para guru rela menyisihkan gaji mereka untuk memberikan fasilitas gratis kepada siswa baru. Kepala SDN 2 Plandaan, Siti Komariyah menerangkan siswa baru tidak mendapat bantuan berupa uang tunai. Namun dalam bentuk keperluan sekolah seperti seragam dan perlengkapan lainnya seharga Rp450 ribu. Tak hanya itu siswa baru juga mendapat bantuan tabungan senilai Rp100 ribu. Bahkan ketika anak dari keluarga tidak mampu, guru juga memberikan uang saku.

"Jadi guru-guru ada iuran Rp200 ribu setiap bulan yang sifatnya tidak memaksa. Uang yang terkumpul juga diberikan kepada murid dan guru tidak tetap," jelasnya.

Baca Juga: Cerita Sedih Guru SDN Gadungan 2 Kediri, Tak Ada Murid Baru di Penghujung Masa Bakti

Meskipun SDN 2 Plandaan hanya mendapat dua siswa baru, namun mereka memastikan proses pembelajaran akan tetap berlangsung seperti biasa. Para guru berharap sekolah tersebut tidak digabungkan dengan lain dan tetap beroperasional.

"Kami tidak ingin dimarger. Harapan kami sekolah tetap berdiri dan terus mencari murid. Tapi kalau dinas pendidikan punya kebijakan, kami tidak bisa berbuat banyak," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Saat ini harga daging sapi di Lamongan tembus Rp130 ribu perkilogram.

Cuaca Jatim Hari Ini Kondusif, Hanya Sumenep Waspada Angin Kencang

jatimnow.com – Memasuki pertengahan Juli 2026, kondisi cuaca di mayoritas Provinsi Jawa Timur (Jatim) terpantau sangat kondusif dan bersahabat untuk aktivitas l

Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Berdasarkan informasi di lapangan, seorang warga setempat juga diduga ikut menjadi korban keracunan setelah menyantap menu MBG yang sama.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis (16/7/2026), mengalami penurunan sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.633.000 per gram. Simak daftar lengkap harganya di sini.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga disarankan untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.

Tundukkan Inggris, Argentina Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Pertandingan ini kembali menghidupkan rivalitas klasik Argentina–Inggris yang sudah melegenda sejak “Hand of God” Maradona 1986.