Rabu, 22 Jul 2026 05:37 WIB

Tak Terserap Maksimal, Silpa Pemkab Tulungagung Tahun 2025 Capai Ratusan Miliar

  • Penulis : Bramanta
  • | Senin, 13 Jul 2026 12:11 WIB
Penyerahan LKPJ Pemkab Tulungagung kepada DPRD setempat. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Penyerahan LKPJ Pemkab Tulungagung kepada DPRD setempat. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun anggaran 2025 mencapai Rp477 miliar. Paling banyak anggaran yang tidak dapat terserap berasal dari program kegiatan fisik. Permasalahan adminitrasi menjadi penyebab tidak terserapnya anggaran ini.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin menyampaikan pihaknya telah menyerahkan Laporan Keuangan Pertangung Jawaban (LKPJ) APBD 2025 dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu. Adapun anggaran pendapatan pada tahun 2025 sebesar Rp2,8 triliun.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Adapun Realisasi pendapatan anggaran tahun 2025 mencapai Rp3,04 triliun atau 105,98 persen," ujarnya, Senin (13/7/2026).

Sedangkan anggaran belanja tahun 2025 mencapai Rp3,2 triliun dengan realiasi belanja sebesar Rp2,9 triiun atau mencapai 90,47 persen.

Baharudin juga menyampaikan tentang anggaran penerima pembiayaan sebesar Rp336 Milliar dengan realisasi anggaran mencapai 100 persen.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan nol rupiah," terangnya.

Dalam penyampaian Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025, tercatat Silpa sebesar Rp477 miliar. Silpa ini berasal dari kegiatan yang sudah dianggarkan tapi belum terealisasi pada tahun 2025.

"Karena kegiatan yang belum terealisasi pada tahun 2025. Nanti akan kami lakukan pada tahun 2026," jelasnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Menurut Ahmad Baharudin, kegiatan yang paling banyak tidak terealisasi pada tahun 2025 berasal dari proyek fisik. Dan memang setiap tahun pasti ada Silpa dalam realisasi APBD Tulungagung.

"Serapan di PUPR tidak maksimal karena kendala administrasi. Jadi harus hati-hati, agar tidak ceroboh seperti kemarin," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.