Kamis, 16 Jul 2026 14:15 WIB

Nelayan Lamongan Meninggal Usai Sholat Ashar di Atas Kapal

Evakuasi nelayan Lamongan meninggal saat berlayar mencari ikan. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Evakuasi nelayan Lamongan meninggal saat berlayar mencari ikan. (Foto : Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang nelayan asal Kabupaten Lamongan dilaporkan meninggal saat mencari ikan di Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Rabu (8/7/2026).

Nelayan tersebut adalah W (47) yang diketahui menjadi bagian dari kapal motor nelayan (KMN) Mitra Usaha sebagai Anak Buah Kapal (ABK). 

Baca Juga: Stok Ketersediaan Sapi di Lamongan Menurun, Harga Daging Mengalami Kenaikan

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid mengungkapkan, bahwa peristiwa memilukan tersebut dilaporkan pertama kali oleh Rukun Nelayan Dengok, Desa Kandangsemangkon, Paciran, Lamongan.

"KMN Mitra Usaha berangkat melaut dari Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB dengan tujuan perairan Masalembu. Kapal tersebut diawaki seorang nahkoda bersama 13 ABK.” jelasnya, Kamis (9/7/2026).

Menurut penuturan para saksi, korban mendadak mengalami kondisi drop tak sadarkan diri saat menjemur pakaian setelah mandi dan menunaikan Sholat Ashar pada pukul 16.00 wib pada Selasa (7/7/2026).

Rekan-rekan ABK segera membawa korban ke dalam rumah-rumahan kapal, sementara nahkoda memberikan minyak kayu putih pada bagian perut korban. Setelah itu korban terlihat tertidur.

Baca Juga: Gegap Gempita Piala Dunia 2026, KDMP di Lamongan Disulap Jadi Tempat Nobar

Namun sekitar pukul 23.00 WIB, nahkoda kembali memeriksa kondisi korban dan mendapati korban sudah tidak bergerak.

“Setelah dilakukan pengecekan denyut nadi dan pernapasan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.” lanjutnya.

Nahkoda bersama seluruh ABK kemudian memutuskan menghentikan aktivitas melaut dan kembali menuju Pelabuhan PPN Brondong. Pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 19.50 WIB, KMN Mitra Usaha tiba dan sandar di Pelabuhan PPN Brondong.

Baca Juga: Tinjau Gudang di Lamongan, Pupuk Indonesia Pastikan Serapan dan Stok Aman

Kasatpolairud Polres Lamongan AKP Guntur bersama anggota selanjutnya membantu evakuasi jenazah korban ke RS ARSY Paciran untuk dilakukan pemeriksaan visum et repertum.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi. Meski demikian, penyebab pasti kematian tetap menunggu hasil pemeriksaan medis." tutupnya.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Cuaca Jatim Hari Ini Kondusif, Hanya Sumenep Waspada Angin Kencang

jatimnow.com – Memasuki pertengahan Juli 2026, kondisi cuaca di mayoritas Provinsi Jawa Timur (Jatim) terpantau sangat kondusif dan bersahabat untuk aktivitas l

Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

Berdasarkan informasi di lapangan, seorang warga setempat juga diduga ikut menjadi korban keracunan setelah menyantap menu MBG yang sama.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp2.633.000 per Gram

Harga emas batangan Antam hari ini, Kamis (16/7/2026), mengalami penurunan sebesar Rp2.000 menjadi Rp2.633.000 per gram. Simak daftar lengkap harganya di sini.

Capaian CKG Masih 20 Persen, Dinas Kesehatan Tulungagung Sasar Pelajar Usai MPLS

Tahun ini ditargetkan 46 persen penduduk di Tulungagung mengikuti program CKG ini.

Gunakan Alat Sederhana, Kemenag Tulungagung Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

Kalibrasi dilakukan bertetapat dengan fenomena matahari berada tepat di atas Ka'bah.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Warga disarankan untuk selalu membawa pelindung panas dan menjaga stamina tubuh karena suhu di Surabaya cenderung tinggi.