Minggu, 28 Jun 2026 13:36 WIB

Mbak Vinanda Ajak Warga Pulihkan Kesehatan Sungai Kedak yang Tercemar

  • Penulis : Yanuar D
  • | Jumat, 26 Jun 2026 17:05 WIB
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat melakukan bersih-bersih Sungai Kedak. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat melakukan bersih-bersih Sungai Kedak. (Foto: Pemkot Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota Kediri menggelar kegiatan bersih-bersih Sungai Kedak di Kelurahan Bujel Gang IV, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Jumat (26/6/2026). Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk memulihkan kualitas sungai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Mbak Vinanda mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan setelah adanya ekspedisi sungai yang dilakukan di enam titik wilayah Kota Kediri. Dari hasil ekspedisi itu, seluruh titik ditemukan mengalami pencemaran dengan tingkat berbeda, mulai dari pencemaran sedang hingga berat.

Baca Juga: KONI Kota Kediri Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim XI 2029

"Sungai Kedak ini masuk kategori tercemar sedang. Karena itu kita ingin berupaya mengembalikan kesehatan sungai dengan kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar sungai," ujar Mbak Wali.

Menurutnya, kondisi sungai yang tercemar dapat berdampak terhadap masyarakat, terutama warga yang aktivitas sehari-harinya masih berkaitan dengan sungai. Karena itu, menjaga kebersihan sungai menjadi tanggung jawab bersama.

"Jangan sampai masyarakat yang kehidupannya masih berkaitan dengan sungai terdampak, karena sungai yang tercemar dapat memengaruhi kondisi kesehatan masyarakat," katanya.

Mbak Vinanda berharap kegiatan bersih-bersih Sungai Kedak tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Pemkot Kediri dan OJK Perkuat Kecakapan Finansial Wanita Lewat Program SICANTIK

"Harapannya yang pertama bisa meningkatkan kesadaran masyarakat di sekitar sungai agar tidak membuang sampah sembarangan. Kemudian ini menjadi upaya bersama untuk meningkatkan komitmen menjaga kelestarian sungai," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri Indun Munawaroh mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat.

"Kita ingin mengedukasi masyarakat, memberikan contoh baik bahwa kita tidak perlu melakukan langkah-langkah besar. Cukup langkah-langkah kecil yang kita usahakan bersama hingga menjadi kenyataan," kata Indun.

Baca Juga: Sedimentasi dan Luapan Air Ganggu Petani, Sungai Kresek Kediri Dinormalisasi

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat untuk memiliki kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke sungai.

"Semoga dengan kegiatan ini kita dapat mengedukasi masyarakat untuk minimal tidak membuang sampah di sungai," pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama mitranya dari Jepang melakukan evaluasi terhadap program kesiapsiagaan dan pengurangan

DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler

Beragam pertunjukan seni disajikan secara megah, mulai dari teater, reog, tari-tarian nusantara, tari mancanegara seperti Jepang dan India, hingga konser musik.

Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

“Kalau ada penerima bansos yang main judol bisa dilaporkan ke kita," ujar Siti Romlah.

Surabaya Cerah Sepanjang Hari, Akhir Pekan Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan

Tidak terlihat indikasi hujan pada rentang waktu prakiraan yang ditampilkan BMKG Juanda.

Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Usai pulang dari kampus, korban bersama temannya datang ke kos untuk mengerjakan tugas skripsi.

Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam

Konstruksi utama Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending-Besuki) telah rampung 100 persen. Jasa Marga memastikan waktu tempuh ke wilayah timur Jawa akan terpangkas signifikan.