Minggu, 28 Jun 2026 12:39 WIB

Ateng Sopyan Nurdin Kampiun Domino HGI City Cup 2026

Ateng Sopyan Nurdin resmi menyabet gelar juara nasional domino dalam grand final HGI City Cup 2026 di Grand City Mall Surabaya. (Foto: HGI for jatimnow.com)
Ateng Sopyan Nurdin resmi menyabet gelar juara nasional domino dalam grand final HGI City Cup 2026 di Grand City Mall Surabaya. (Foto: HGI for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran HGI City Cup 2026 Surabaya Fest Finals melahirkan sejarah baru dalam dunia olahraga pikiran nasional. Ateng Sopyan Nurdin resmi mengukuhkan diri sebagai juara nasional domino setelah menumbangkan puluhan inkumben meja dari seluruh penjuru angin.

Panggung Grand City Mall Surabaya menjadi saksi bisu ketegangan babak puncak yang berlangsung sepanjang 20–21 Juni 2026.

Baca Juga: Inilah Juara HGI City Cup 2026, Turnamen Domino di Surabaya

Kompetisi garapan Higgs Games Island (HGI) yang bergulir selama dua bulan terakhir menjaring 32 kontestan terbaik. Mereka menyaring bakat lewat kualifikasi tatap muka di berbagai daerah serta jalur digital nasional, sebelum akhirnya bentrok strategi di ibu kota Jawa Timur.

Ateng menyisihkan rival beratnya di partai pamungkas. Posisi kedua ditempati oleh Semmang, diikuti Syahrul Rajab dan Iwan Ridwan yang mengamankan peringkat empat besar turnamen kasta tertinggi tersebut.

Langkah Ateng menuju podium tertinggi membutuhkan napas panjang. Baginya, modal utama memenangi laga bukan sekadar kalkulasi kartu di atas meja, melainkan ketahanan psikologis yang stabil.

"Kunci kemenangan sepanjang kompetisi berasal dari kemampuan merawat kesabaran, ketenangan, serta konsistensi di setiap babak," tutur Ateng setelah prosesi penyerahan piala.

Baca Juga: Dari Warung Kopi ke Arena Prestasi, Domino Makin Dilirik di Surabaya

Ia berharap turnamen serupa terus berjalan berkala di pelbagai wilayah agar talenta lokal mendapat panggung kompetisi yang layak.

Senada dengan sang jawara, Semmang menilai laga final memberikan ujian mental yang masif bagi para atlet. Kegagalan meraih posisi puncak tidak membuatnya berkecil hati.

"Turnamen membuktikan bahwa hasil maksimal lahir dari ketekunan dan daya juang, terutama saat situasi permainan menyudutkan kita," kata Semmang.

Baca Juga: HGI Dukung Domino Jadi Olahraga Profesional di Piala Walikota Surabaya 2026

Pertempuran asah otak ini disajikan layaknya kompetisi olahraga elektronik profesional. HGI menyertakan komentator ahli, analisis taktis, hingga siaran langsung interaktif demi mengikis stigma bahwa domino sekadar permainan pengisi waktu luang di pos ronda.

Event Manager HGI Indonesia, Leo, menyatakan perhelatan di Surabaya merupakan muara dari visi besar menyetarakan domino dengan cabang olahraga pikiran modern lainnya.

"Para finalis datang dari komunitas lokal dan kamar digital masing-masing untuk bertarung di panggung profesional. Kami membuktikan domino layak mendapat pengakuan nasional, bukan lagi sekadar permainan meja biasa," pungkas Leo.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama mitranya dari Jepang melakukan evaluasi terhadap program kesiapsiagaan dan pengurangan

DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler

Beragam pertunjukan seni disajikan secara megah, mulai dari teater, reog, tari-tarian nusantara, tari mancanegara seperti Jepang dan India, hingga konser musik.

Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

“Kalau ada penerima bansos yang main judol bisa dilaporkan ke kita," ujar Siti Romlah.

Surabaya Cerah Sepanjang Hari, Akhir Pekan Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan

Tidak terlihat indikasi hujan pada rentang waktu prakiraan yang ditampilkan BMKG Juanda.

Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Usai pulang dari kampus, korban bersama temannya datang ke kos untuk mengerjakan tugas skripsi.

Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam

Konstruksi utama Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending-Besuki) telah rampung 100 persen. Jasa Marga memastikan waktu tempuh ke wilayah timur Jawa akan terpangkas signifikan.