Minggu, 28 Jun 2026 16:22 WIB

Relawan MBG dan SPPG di Lamongan Turun Jalan Dukung Program MBG

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 23 Jun 2026 14:10 WIB
Aksi damai dukung Program MBG di Kabupaten Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Aksi damai dukung Program MBG di Kabupaten Lamongan. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan massa menggelar aksi damai dukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lamongan. Aksi damai ini digelar atas banyaknya seruan untuk menghentikan program strategis nasional tersebut.

Ribuan masa aksi dari berbagai elemen masyarakat khususnya relawan MBG dan pegawai SPPG berkumpul untuk menyuarakan dukungan terhadap Badan Gizi Nasional dan Presiden Prabowo.

Baca Juga: Satpam Salah Injak Pedal, Mobil MBG Tabrak Tembok SPPG di Jember

Perwakilan korlap aksi, Solikin menungkapkan bahwa MBG sejauh ini telah memberikan banyak manfaat. Selain kepada penerima manfaat pelajar, juga pada sektor profesi lain seperti petani, nelayan dan pelaku UMKM.

"Ini untuk aksi damai saja, istilahnya agar program ini bisa berkelanjutan. Program Pak Presiden ini merupakan program yang mulia. Aspirasi yang disampaikan hari ini semuanya berasal dari para relawan," ujarnya seusai memimpin aksi damai di depan gedung Pemkab Lamongan, Selasa (23/6/2026).

Solikin menegaskan, para relawan berharap polemik yang muncul dalam pelaksanaan program tidak sampai berujung pada penghentian MBG. Ia menilai apabila terdapat persoalan hukum atau dugaan penyimpangan oleh oknum tertentu, maka yang harus ditindak adalah pihak yang bertanggung jawab, bukan programnya.

Baca Juga: Gelar Khitan Massal, Penpodo Lokantantra Lamongan Disulap Jadi Ruang Tindakan

"Ini murni aksi dari para relawan. Jangan sampai karena imbas adanya korupsi di atas, yang menjadi korban justru masyarakat di bawah. Banyak relawan dan tenaga kerja yang menggantungkan pekerjaan dari program ini. Kalau sampai MBG dihentikan, akan banyak yang menganggur," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan M. Freddy Wahyudi menanggapi bahwa MBG merupakan program wajib yang harus dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Selama Presiden masih menjabat dan program ini menjadi bagian dari visi dan misinya, maka pemerintah wajib melaksanakannya. Yang berwenang melaksanakan adalah Presiden, dan apabila ada perubahan kebijakan tentu menjadi kewenangan Presiden pula," katanya.

Baca Juga: Pakar Peringatkan Bahaya Benturan di Polemik MBG

Freddy menambahkan, aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam aksi damai tersebut akan menjadi perhatian DPRD Lamongan sebagai bagian dari fungsi penyerapan aspirasi publik. Ia juga mengapresiasi peserta aksi yang menyampaikan pendapat secara tertib dan kondusif.

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama mitranya dari Jepang melakukan evaluasi terhadap program kesiapsiagaan dan pengurangan

DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler

Beragam pertunjukan seni disajikan secara megah, mulai dari teater, reog, tari-tarian nusantara, tari mancanegara seperti Jepang dan India, hingga konser musik.

Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

“Kalau ada penerima bansos yang main judol bisa dilaporkan ke kita," ujar Siti Romlah.

Surabaya Cerah Sepanjang Hari, Akhir Pekan Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan

Tidak terlihat indikasi hujan pada rentang waktu prakiraan yang ditampilkan BMKG Juanda.

Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Usai pulang dari kampus, korban bersama temannya datang ke kos untuk mengerjakan tugas skripsi.

Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam

Konstruksi utama Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending-Besuki) telah rampung 100 persen. Jasa Marga memastikan waktu tempuh ke wilayah timur Jawa akan terpangkas signifikan.