Rabu, 22 Jul 2026 11:34 WIB

Lapas Tulungagung Libatkan Warga Binaan Untuk Renovasi Rumah Warga

  • Penulis : Bramanta
  • | Selasa, 23 Jun 2026 12:25 WIB
Petugas Lapas Tulungagung dan warga binaan di depan rumah yang sudah direnovasi. (Foto: Lapas Tulungagung for jatimnow.com)
Petugas Lapas Tulungagung dan warga binaan di depan rumah yang sudah direnovasi. (Foto: Lapas Tulungagung for jatimnow.com)

jatimnow.com - Lapas Kelas IIB Tulungagung melakukan aksi sosial renovasi rumah tidak layak huni di Desa/ Kecamatan Kedungwaru. Proses renovasi ini dilakukan oleh sejumlah warga binaan yang telah memiliki sertifikasi pertukangan. Biaya renovasi yang menghabiskan anggaran hingga Rp10 juta ini merupakan hasil pengumpula donasi dari seluruh pegawai Lapas dan Koperasi yang dikelolanya.

Rumah berbentuk joglo ini diketahui milik Sri Muzayanah. Rumahbtersebut ditinggalinya bersama suami dan anak-anaknya. Selama ini mereka hidup di rumah yang sederhana dan memerlukan renovasi.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

"Dulu lantai rumah hanya di semen saja. Sekarang sudah direnovasi menggunakan keramik," ujarnya, Selasa (22/6/2026).

Perempuan 46 tahun itu sangat senang, karena mendapat bantuan renovasi rumah dari Lapas Kelas IIB Tulungagung. Rumah yang dulu dapat dikatakan tidak layak huni, kini direnovasi lebih layak dan nyaman untuk ditinggali keluarga kecilnya.

"Sangat senang, sekarang rumah lebih bagus dan ideal untuk ditinggali anak-anak," terangnya.

Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Muhammad Kurnia menjelaskan, program renovasi rumah merupakan aksi yang dilakukan dari dana sosial petugas Lapas. Kegiatan perdana ini menjadi wujud kepedulian Lapas Tulungagung kepada masyarakat.

"Anggaran berasal dari dana sosial pegawai Lapas. Totalnya sekitar Rp10 juta untuk membeli berbagai macam material rumah," jelasnya.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Dalam proses renovasi rumah, petugas melibatkan warga binaan yang sudah memiliki sertifikasi kemampuan pertukangan. Sehingga mereka dinilai mampu untuk melakukan program renovasi rumah sebagai bentuk pelayanan sosial.

"Proses renovasi melibatkan tujuh warga binaan yang sudah memiliki sertifikasi pertukangan," ungkapnya.

Selama proses renovasi warga binaan akan mendapat pengawalan khsusu dari petugas Lapas Tulungagung. Adapun waktu renovasi rumah hanya membutuhkan lima hari kerja.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Ada beberapa bagian rumah yang direnovasi. Mulai dari lantai, dinding hingga menambah ruang ibadah," imbuhnya.

Kurnia berharap melalui program renovasi rumah dapat membantu masyarakat. Sehingga masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni bisa terbantu.

"Rencana kami program renovasi rumah akan dilakukan secara berkala setiap tahunnya," pungkasnya.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.