Minggu, 28 Jun 2026 19:27 WIB

Pemkab Lamongan Luncurkan Kurikulum Lentera, Investasi Pendidikan Usia Dini

Peluncuran kurikum lentera oleh Pemkab Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Peluncuran kurikum lentera oleh Pemkab Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Gebyar Paud 2026 sekaligus peluncuran Kurikulum Lentera (Learning Environment berbasis Tradisi dan Akar Budaya Lamongan), Senin (22/6/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya penguatan indeks pendidikan hingga sumber daya manusia yang unggul dan bersaing.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan sebagai pondasi awal terciptanya sistem pendidikan yang inklusif.

Baca Juga: Resmi Digelar, Yuk Nostalgia di Lamongan Tempo Doeloe

"Ini adalah salah satu upaya dan ikhtiar kita untuk memperkuat pembangunan pendidikan jenjang usia PAUD," ungkap Bupati yang biasa disapa Pak Yes itu.

Bupati Yes menilai bahwa gebyar paud merupakan investasi yang manfaatnya bisa langsung dirasakan melalui lingkup keluarga.

"Pendidikan anak usia dini ini penting, Pemkab Lamongan memandang bahwa investasi sumber daya manusia dimulai dari anak usia dini bahkan sejak lahir," urainya.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Kegiatan ini, kata Bupati Yes, bisa mendorong kreativitas anak, membentuk karakter bukan hanya melalui bangku sekolah melainkan juga keterlibatan orang tua debagai wali murid.

"Maka dari itu terus kita gebyarkan, dan syukur kita terus berprogres dan membawakan hasil seperti indeks pembangunan manusia dan indeks lain," tuturnya.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Sementara itu, Staf Ahli Utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Kahar menyebut tiga program prioritas utama yakni revitalisasi pendidikan, digitalisasi pendidikan, dan pengiatan pendidikan pra-sekolah.

"Kita perlu menjadikan wajib belajar satu tahun pra-sekolah sebagai gerakan bersama. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan pra-sekolah terbukti lebih siap menerima pembelajaran di sekolah dasar dibandingkan mereka yang tidak mengikutinya," ujar Kahar.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

PMI Jember dan Jepang Evaluasi Program Kesiapsiagaan serta Pengurangan Risiko Bencana

jatimnow.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember bersama mitranya dari Jepang melakukan evaluasi terhadap program kesiapsiagaan dan pengurangan

DASS 100 Tahun Gontor Pukau Ribuan Penonton, Santri dan Guru Tampil Spektakuler

Beragam pertunjukan seni disajikan secara megah, mulai dari teater, reog, tari-tarian nusantara, tari mancanegara seperti Jepang dan India, hingga konser musik.

Dinsos Kota Probolinggo: Penerima Bansos Terlibat Judi Online Bakal Dicoret

“Kalau ada penerima bansos yang main judol bisa dilaporkan ke kita," ujar Siti Romlah.

Surabaya Cerah Sepanjang Hari, Akhir Pekan Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan

Tidak terlihat indikasi hujan pada rentang waktu prakiraan yang ditampilkan BMKG Juanda.

Usai Kerjakan Skripsi, Mahasiwi UIN Tulungagung Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Usai pulang dari kampus, korban bersama temannya datang ke kos untuk mengerjakan tugas skripsi.

Tol Prosiwangi Tahap 1 Rampung, Probolinggo-Besuki Kini Cuma Sejam

Konstruksi utama Jalan Tol Prosiwangi Tahap 1 (Gending-Besuki) telah rampung 100 persen. Jasa Marga memastikan waktu tempuh ke wilayah timur Jawa akan terpangkas signifikan.