Rabu, 24 Jun 2026 18:03 WIB

Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Rp13 M Untuk Kenaikan Gaji PPPK Paruh Waktu

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 10 Jun 2026 11:45 WIB
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo

jatimnow.com - Pemkab Tulungagung telah menghitung kebutuhan anggaran untuk menambah gaji Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Estimasi kebutuhan anggaran ini mencapai Rp13 miliar. Anggaran tersebut akan digunakan menambah gaji PPPK Paruh Waktu menjadi Rp750 ribu.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo mengatakan, gaji PPPK Paruh Waktu disesuaikan dengan gaji yang mereka terima sebelum diangkat. Salah satunya mendapat gaji senilai Rp350 ribu.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

"Kami sudah menghitung kebutuhan anggaran apabila gaji PPPK Paruh Waktu dinaikan. Hal ini sejalan dengan aspirasi yang disampaikan kepada DPRD," ujarnya, Rabu (10/6/2026).

Usulan kenaikan gaji PPPK Paruh Waktu Tulungagung dinilai masih realistis dengan kemampuan fiskal daerah. Rencananya usulan kenaikan gaji akan dimasukan ke pembahasan APBD Perubahan.

"Kalau tahun ini kemungkinan masih realistis dengan kondisi fiskal sekarang," terangnya.

Dwi Hari menjelaskan, apabila dihitung dengan menaikan gaji PPPK Paruh Waktu menjadi Rp750 ribu, maka kebutuhan anggaran yang disiapkan mencapai Rp13 miliar. Gaji PPPK Paruh Waktu masuk dalam mata anggaran belanja barang dan jasa.

"Belanja pegawai dan belanja fisik atau infrastruktur itu berbeda. Kalau belanja fisik dapat dipotong atau pengurangan. Tapi kalau belanja pegawai tidak bisa diturunkan. Jadi kebijakan harus dipertimbangkan dengan matang," jelasnya.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Rencana menaikan gaji PPPK Paruh Waktu sudah disepakati dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Namun semua kebijakan menaikan gaji masih menunggu keputusan dari Plt Bupati Tulungagung.

"Semua pertimbangan dalam menaikan gaji dan dana fiskal sudah kami sampaikan kepada Plt Bupati. Kami tinggal menunggu keputusan yang dibawa ke PAK," paparnya.

Total PPPK Paruh Waktu berkisar 5.400 orang. Apabila gaji PPPK Paruh Waktu disepakti dalam APBD Perubahan, maka tahun 2026 kenaikan gaji PPPK Paruh Waktu dapat direalisasikan.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

"Tapi jika ada wacana kebijakan PPPK Paruh Waktu diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu tentu akan membebani belanja pegawai dengan kemampuan dana fiskal yang terbatas," pungkasnya.

 

 

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.