Sabtu, 06 Jun 2026 08:12 WIB

Demi Mendapat Uang Dari Orang Tua, Remaja di Jember Rekayasa Pembegalan

  • Penulis : Bramanta
  • | Rabu, 27 Mei 2026 14:33 WIB
MS yang mengaku korban saat bersama polisi (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
MS yang mengaku korban saat bersama polisi (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com – Aksi nekat dilakukan seorang remaja berinisial MF, warga Dusun Gayasan, Desa Jenggawah, Kabupaten Jember. Ia nekat merekayasa aksi pembegalan demi mendapatkan uang dari orang tuanya.

Peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga setelah video yang menunjukkan MF mengaku menjadi korban begal viral di media sosial. Dalam video itu, MF tampak mengenakan jaket sobek dan helm lecet, serta mengaku kehilangan uang Rp3,5 juta yang disebut dirampas oleh dua orang pelaku.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

MF mengaku kejadian itu terjadi di area persawahan, tepatnya di Dusun Pondoklabu, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, pada Senin (26/5/2026) sekitar pukul 18.44 WIB.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, jajaran Reskrim Polsek Jenggawah, Polsek Ajung, serta Satreskrim Polres Jember langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Hasilnya, polisi menemukan fakta bahwa peristiwa tersebut tidak benar. MF mengakui telah merekayasa kejadian pembegalan tersebut.

“Kejadian itu tidak benar adanya. MF sengaja merekayasa dengan modus untuk mendapatkan uang dari orang tuanya,” ujar Kanit Reskrim Polsek Jenggawah, Aiptu Akhmad Rinto, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga: Tinjau JLS, Bupati Jember Temukan Tambak Udang Tak Berizin

Dari hasil pemeriksaan, diketahui kerusakan pada helm dan sobekan jaket dilakukan sendiri oleh MF menggunakan pisau yang dibawanya dari rumah. Sementara tas yang disebut berisi uang Rp3,5 juta ternyata tidak pernah ada dan sengaja dibuang di area persawahan.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.