Rabu, 22 Jul 2026 10:42 WIB

ORADO Jatim Apresiasi KONI, Domino Resmi Jadi Cabang Olahraga Nasional

Ketua ORADO Jatim, Mahenda Abdillah Kamil, mengapresiasi keputusan KONI Pusat yang resmi menetapkan domino sebagai cabang olahraga nasional. (Foto: ORADO Jatim for jatimnow.com)
Ketua ORADO Jatim, Mahenda Abdillah Kamil, mengapresiasi keputusan KONI Pusat yang resmi menetapkan domino sebagai cabang olahraga nasional. (Foto: ORADO Jatim for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ketua Federasi Olahraga Domino Nasional Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, mengapresiasi keputusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat yang resmi mengesahkan ORADO sebagai anggota KONI sekaligus menetapkan domino sebagai cabang olahraga nasional.

Mahenda menyebut keputusan tersebut sebagai momentum penting bagi perkembangan olahraga domino di Indonesia. Menurutnya, pengakuan resmi dari KONI menandai perubahan paradigma bahwa domino tidak lagi dipandang sekadar permainan rekreasi, tetapi telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang memiliki sistem pembinaan dan kompetisi yang terstruktur.

Baca Juga: HGI Angkat Domino ke Panggung Nasional Lewat Grand Final di Surabaya

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KONI Pusat atas keputusan besar ini. Pengesahan ORADO sebagai anggota KONI menjadi langkah penting dalam membawa olahraga domino menuju arah yang lebih profesional dan terorganisasi,” ujar Mahenda, Kamis (21/5/2026).

Ia mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil perjuangan panjang jajaran Pengurus Besar ORADO yang selama ini konsisten memperjuangkan pengakuan domino di dunia olahraga nasional.

Menurut Mahenda, bergabungnya ORADO dalam keanggotaan KONI akan membuka peluang lebih luas dalam pengembangan atlet, pembinaan organisasi di daerah, hingga penyelenggaraan kejuaraan secara berjenjang.

Baca Juga: Domino Resmi Jadi Olahraga Naungan KONI Jatim

“Ini menjadi semangat baru bagi kami di daerah untuk memperkuat pembinaan atlet dan mempersiapkan diri menghadapi agenda olahraga mendatang, termasuk Kejurprov Jawa Timur 2027 dan PON 2028,” katanya.

ORADO Jawa Timur, lanjut Mahenda, juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KONI kabupaten/kota, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya guna mengembangkan olahraga domino sebagai cabang olahraga berbasis strategi dan kecerdasan.

Baca Juga: Ateng Sopyan Nurdin Kampiun Domino HGI City Cup 2026

Ia optimistis domino memiliki potensi besar berkembang di Indonesia karena tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga melatih konsentrasi, ketelitian, serta kemampuan menyusun strategi.

“Domino adalah olahraga asah otak yang membutuhkan fokus dan kecerdasan. Kami berharap olahraga ini mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah maupun Indonesia di tingkat nasional,” pungkasnya.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.