Bupati Jember Tinjau Pembangunan Food Street, Progres Baru 30 Persen
- Penulis : Yanuar D
- | Kamis, 21 Mei 2026 17:30 WIB
jatimnow.com - Bupati Jember, Muhammad Fawait, meninjau langsung pembangunan kawasan food street di Jalan Kartini, Kaliwates. Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa proyek tersebut masih berada pada tahap awal dengan progres sekitar 25-30 persen.
Didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Achmad Imam Fauzi serta sejumlah kepala OPD, Fawait berkeliling memantau koridor Jalan Kartini hingga Jalan Gatot Subroto. Kawasan itu diproyeksikan menjadi pusat kuliner malam sekaligus area penataan pedagang kaki lima (PKL) di Jember.
Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan
Menurut Fawait, kondisi saat ini belum mencerminkan konsep akhir yang dirancang pemerintah daerah.
“Kalau dipersentase mungkin baru 25 sampai 30 persen. Jadi kalau dikatakan selesai, belum, masih jauh. Lampu-lampunya belum semua, gerobaknya dengan nuansa Nusantara dan dunia juga belum,” ujar Fawait, Rabu malam (20/4/2026).
Ia menjelaskan, kawasan food street nantinya tidak hanya berfungsi sebagai sentra kuliner malam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali pusat kota yang selama ini dinilai belum tertata optimal.
Pemkab Jember juga tengah menyiapkan konsep visual dengan tema berbeda di setiap koridor jalan. Salah satu yang disiapkan adalah nuansa Eropa klasik di sekitar kawasan gereja di Jalan Kartini.
“Dari pertigaan sampai ke sana nuansanya Eropa klasik menyesuaikan gereja. Jadi nanti gerobaknya juga bernuansa Eropa klasik,” katanya.
Fawait memastikan area depan gereja tidak akan ditempati PKL. Lokasi tersebut akan dijadikan ruang terbuka dengan ornamen dekoratif serta area duduk bagi pengunjung.
Baca Juga: Kota Jinhua Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Sister City dengan Jember
“Tempat duduknya nanti di trotoar, bukan di jalannya. Jalannya tetap untuk kendaraan masuk,” imbuhnya.
Selain pembangunan fisik, Pemkab Jember juga membuka ruang partisipasi publik untuk menentukan nama kawasan food street tersebut. Fawait mengajak masyarakat ikut mengusulkan nama yang dinilai sesuai dengan konsep kawasan.
“Kalau ada yang mau usul nama, apa pun boleh. Mau yang lucu-lucu juga boleh,” ujarnya sambil berkelakar.
Konsep food street ini tidak hanya diarahkan sebagai pusat kuliner, tetapi juga menjadi strategi penataan PKL dan penguatan ekonomi rakyat berbasis UMKM.
Baca Juga: Penerbangan Jember-Surabaya Resmi Dibuka, Gus Fawait Optimistis Ekonomi Meroket
Selama ini, PKL tersebar di sejumlah titik pusat kota, termasuk kawasan sekitar alun-alun. Pemerintah daerah berharap keberadaan food street dapat menjadi ruang baru yang lebih tertata bagi aktivitas ekonomi informal tersebut.
Fawait menegaskan, proyek itu merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi penopang ekonomi masyarakat.
“Harapan kami, alun-alun menjadi lebih tertata dan PKL bisa terwadahi di kawasan food street,” pungkasnya.
Editor : Yanuar DURL : https://jatimnow.id/baca-84711-bupati-jember-tinjau-pembangunan-food-street-progres-baru-30-persen