Sabtu, 06 Jun 2026 12:48 WIB

Menu MBG Ayam Suwir Bumbu Kuning Diduga Jadi Penyebab Anak TK di Jember Keracunan

  • Penulis : Yanuar D
  • | Kamis, 21 Mei 2026 16:20 WIB
Suasana TK Hidayatullah Mubtadi'in (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Suasana TK Hidayatullah Mubtadi'in (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG), ayam suwir bumbu kuning diduga jadi penyebab belasan anak Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember mengalami keracunan.

Operator Sekolah TK Hidayatullah Mubtadi'in, Laili menyampaikan, anak-anak menyantab menu MBG dari SPPG Al-Mubarok Kaliwates saat jam istirahat berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (20/5/2026). Saat itu, anak-anak menyantap ayam suwir bumbu kuning. Sore, pihak sekolah menerima laporan anak-anak mengalami muntah.

Baca Juga: Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

"Tetapi laporan masuk ke sekolah itu sekitar pukul 4 sore dari 8 anak terlapor, dan 1 anak tersusul dan totalnya 9 anak. Dari masing-masing 9 anak mulai ada yang mulai muntah jam 12, 1-2 siang. Yang paling parah itu ada 3 anak," kata Laili, Kamis (21/5/2026).

"Dari 9 anak yang periksa ada 5 anak dan 4 anak hanya diberi prebiotik sudah sembuh. Diberikan menu 20 Mei 2026 ayam suwir bumbu kuning," sambungnya.

Hingga saat ini, para pelajar TK sudah ada di rumah masing-masing, namun masih dilakukan rawat jalan.

"Kalau semalam, ada di puskesmas opname 1 anak. Ada yang muntah, mayoritas nyeri bagian perut dan sesak," ungkapnya.

Baca Juga: IPAL dan Sampah Jadi Sorotan, Hanya 2 dari 7 SPPG di Silo Jember yang Dinilai Layak

Laili menyebut, sejak menerima MBG dari SPPG Al-Mubarok Kaliwates belum pernah ada kejadian seperti ini. 

"Sebelumnya tidak ada, cuma ada satu keluhan dulu, saat dibawa pulang ternyata makanan sudah tidak layak," kisahnya.

Hingga kini, dari 9 siswa yang diduga keracunan masih belum masuk sekolah dikarenakan masih dalam kondisi belum pulih total. "Yang 9 anak belum masuk, tapi yang tidak keracunan masuk sekolah," ujarnya.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Dari 69 siswa sekolah TK, kata Laili, hanya 9 anak yang mengalami gejala keracunan.  Dimungkinkan 9 anak tersebut imunnya kurang bagus.

Saat ini, distribusi MBG untuk sementara waktu masih dihentikan ke sekolah tersebut.

“MBG sementara kita stop dulu, sampai hari Jumat," tegasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.