Jumat, 12 Jun 2026 08:56 WIB

Begini Penjelasan Kopilot PN yang Mengaku Dilecehkan di RSU dr Soetomo

  • Penulis :
  • | Minggu, 28 Okt 2018 15:56 WIB
 Ibu PN, Houria Robyn (kanan) menunjukkan laporan polisi didampingi kuasa hukum Tengku Mochtar Djohansyah.
Ibu PN, Houria Robyn (kanan) menunjukkan laporan polisi didampingi kuasa hukum Tengku Mochtar Djohansyah.

jatimnow.com - Keluarga PN (23), Kopilot Citilink yang menjadi korban kecelakaan mobil buka suara tentang laporannya ke polisi.

PN terluka akibat mobil sedan yang ditumpanginya menabrak Taman Air Mancur di Surabaya ini mengaku mendapat pelecehan saat dirawat di IRD RSU dr Soetomo, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Akibat mengaku mendapat pelecahan seksual dari salah satu paramedis itulah, saat ini perawatan warga Cilandak, Jakarta itu dipindah ke RS Siloam, Surabaya.  Tengku Mochtar Djohansyah yang ditunjuk sebagai kuasa hukum PN menjelaskan kronologinya. 

Baca Juga:

"Anaknya (PN) masih syok dan belum bisa duduk karena luka-luka yang dideritanya. Apalagi dia habis difoto dalam posisi telanjang," sebut Tengku Mochtar Djohansyah, Kuasa Hukum PN kepada , Minggu (28/10/2018).

Menurutnya, akibat kecelakaan Rabu (24/10/2018) lalu itu, PN menderita patah tulang pinggul dalam dan retak pada tulang rusuk belakang.

"Nah, saat tiba di IRD RSU dr Soetomo, klien kami (PN) langsung di-rontgen. Nah sekitar pukul 03.00, ada 3 tim medis, 2 perempuan, 1 laki-laki mengecek kondisi klien saya," beber Djohan didampingi ibu korban, Houria Robyn.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Pada saat pemeriksaan, lanjut Djohan, 2 perempuan tim medis keluar dari ruang perawatan, sedangkan 1 pria tim medis berada di ruang perawatan yang hanya bersekat tirai.

"Pria tenaga medis itu memaksa melepas pakaian klien saya. Tiga kali klien saya menolak, tapi tetap dipaksa," tegasnya.

Setelah PN telanjang, pria tim medis tadi akhirnya memotret PN yang sudah tidak berbusana dengan alasan untuk keperluan medis.

Menurut Djohan, pria itu memotretnya berulang-ulang melalui kamera depan dan belakang. Saat itu, PN hanya bisa memalingkan wajahnya saat difoto karena kondisinya sedang sakit.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Klien saya baru bercerita pada Jumat (26/10/2018) pagi. Saya sebagai kuasa hukum keluarganya ditunjuk ibunya untuk melapor ke Polrestabes Surabaya. Laporan kami buat pada Sabtu (27/10/2018) pagi," ungkap Djohan.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan juga membenarkan jika pihaknya sudah menerima laporan dugaan pelecehan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.