Rabu, 17 Jun 2026 06:09 WIB

Inilah Kondisi Terkini Jemaah Haji Asal Kota Probolinggo

  • Penulis : Bramanta
  • | Sabtu, 16 Mei 2026 10:20 WIB
Ilustrasi jemaah haji di Makkah. (Foto: Ilustrasi/IG)
Ilustrasi jemaah haji di Makkah. (Foto: Ilustrasi/IG)

jatimnow.com – Sebanyak 311 jemaah haji asal Kota Probolinggo yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SUB 05 dilaporkan dalam kondisi secara umum sehat dan telah menyelesaikan rangkaian ibadah awal di Makkah.

Di tengah cuaca ekstrem yang mencapai 44 derajat Celsius, semangat para jemaah dikabarkan tetap tinggi menjelang puncak ibadah haji di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah mendatang.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Kondisi terkini tersebut terungkap dalam dialog virtual via Zoom Meeting yang digelar oleh Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, bersama para jemaah dan petugas haji di tanah suci pada Jumat (15/5/2026) siang.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo, Didik Heriadi, melaporkan bahwa dari total keseluruhan rombongan, mayoritas jemaah dalam keadaan sehat walafiat. Namun, terdapat satu jemaah yang saat ini masih harus menjalani perawatan medis di Madinah.

"Alhamdulillah, berdasarkan pemantauan digital, seluruh jemaah dalam kondisi sehat. Hanya satu jemaah atas nama Bapak Basori yang sampai hari ini masih menjalani perawatan di Madinah," terangnya.

Meskipun kondisi fisik yang bersangkutan mulai menunjukkan perkembangan positif, kesehatannya belum memungkinkan untuk digeser ke Makkah. Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak penyelenggara telah menyiapkan skema khusus agar hak ibadah jemaah tersebut tetap terpenuhi.

"Secara syariat, jemaah yang sakit tetap akan difasilitasi safari wukuf. Mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Armuzna beliau sudah sehat dan bisa bergabung kembali bersama istrinya,"imbuhnya.

Untuk menjaga fisik jemaah dari kelelahan ekstrem selama puncak haji, Didik Heriadi menambahkan bahwa kloter Kota Probolinggo akan menerapkan program murur (melintas di Muzdalifah tanpa mabit) dan tanazul(pemulangan/pergeseran lebih awal).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Program ini memudahkan jemaah agar tidak terlalu lama berada di Mina. Setelah lempar jumrah Aqabah, seluruh jemaah langsung kembali ke hotel sehingga kondisi kesehatan mereka lebih terjaga," terangnya.

Tantangan utama yang dihadapi jemaah di tanah suci saat ini adalah faktor cuaca. Anggota DPRD Kota Probolinggo, Eko Purwanto, yang berada di lokasi mengonfirmasi bahwa suhu udara di Makkah menyentuh angka 44 derajat Celsius. Meski demikian, ia memastikan hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme jemaah.

Senada dengan hal itu, petugas kesehatan haji, dr. Mega Ratnasari, memaparkan bahwa keluhan kesehatan yang muncul masih dalam kategori wajar akibat adaptasi cuaca yang kering.

"Kondisi jemaah saat ini banyak yang mengalami batuk, pilek, dan gatal-gatal karena cuaca kering. Ada juga beberapa yang nafsu makannya menurun karena penyesuaian menu makanan. Tetapi secara umum aman dan terkendali," terangnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Dalam dialog online ini, Wali Kota Aminuddin menyempatkan diri menyapa langsung warganya di Makkah.

"Kita ingin memastikan para jemaah tetap nyaman dan khusyuk menjalankan ibadah. Jangan sampai komunikasi ini justru mengganggu kekhusyukan mereka, terutama saat puncak ibadah di Padang Arafah nanti," katanya.

Selain memantau kesehatan, Dokter Amin juga memanfaatkan momentum ini untuk menjembatani komunikasi bagi keluarga di Probolinggo yang sempat kesulitan menghubungi kerabatnya di Makkah.

Aminuddin juga menitipkan doa kepada para jemaah untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat di Kota Probolinggo.

Editor : Bramanta
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.