Inilah Kondisi Terkini Jemaah Haji Asal Kota Probolinggo
- Penulis : Bramanta
- | Sabtu, 16 Mei 2026 10:20 WIB
jatimnow.com – Sebanyak 311 jemaah haji asal Kota Probolinggo yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) SUB 05 dilaporkan dalam kondisi secara umum sehat dan telah menyelesaikan rangkaian ibadah awal di Makkah.
Di tengah cuaca ekstrem yang mencapai 44 derajat Celsius, semangat para jemaah dikabarkan tetap tinggi menjelang puncak ibadah haji di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah mendatang.
Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres
Kondisi terkini tersebut terungkap dalam dialog virtual via Zoom Meeting yang digelar oleh Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, bersama para jemaah dan petugas haji di tanah suci pada Jumat (15/5/2026) siang.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Probolinggo, Didik Heriadi, melaporkan bahwa dari total keseluruhan rombongan, mayoritas jemaah dalam keadaan sehat walafiat. Namun, terdapat satu jemaah yang saat ini masih harus menjalani perawatan medis di Madinah.
"Alhamdulillah, berdasarkan pemantauan digital, seluruh jemaah dalam kondisi sehat. Hanya satu jemaah atas nama Bapak Basori yang sampai hari ini masih menjalani perawatan di Madinah," terangnya.
Meskipun kondisi fisik yang bersangkutan mulai menunjukkan perkembangan positif, kesehatannya belum memungkinkan untuk digeser ke Makkah. Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak penyelenggara telah menyiapkan skema khusus agar hak ibadah jemaah tersebut tetap terpenuhi.
"Secara syariat, jemaah yang sakit tetap akan difasilitasi safari wukuf. Mudah-mudahan sebelum pelaksanaan Armuzna beliau sudah sehat dan bisa bergabung kembali bersama istrinya,"imbuhnya.
Untuk menjaga fisik jemaah dari kelelahan ekstrem selama puncak haji, Didik Heriadi menambahkan bahwa kloter Kota Probolinggo akan menerapkan program murur (melintas di Muzdalifah tanpa mabit) dan tanazul(pemulangan/pergeseran lebih awal).
Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026
"Program ini memudahkan jemaah agar tidak terlalu lama berada di Mina. Setelah lempar jumrah Aqabah, seluruh jemaah langsung kembali ke hotel sehingga kondisi kesehatan mereka lebih terjaga," terangnya.
Tantangan utama yang dihadapi jemaah di tanah suci saat ini adalah faktor cuaca. Anggota DPRD Kota Probolinggo, Eko Purwanto, yang berada di lokasi mengonfirmasi bahwa suhu udara di Makkah menyentuh angka 44 derajat Celsius. Meski demikian, ia memastikan hal tersebut tidak menyurutkan antusiasme jemaah.
Senada dengan hal itu, petugas kesehatan haji, dr. Mega Ratnasari, memaparkan bahwa keluhan kesehatan yang muncul masih dalam kategori wajar akibat adaptasi cuaca yang kering.
"Kondisi jemaah saat ini banyak yang mengalami batuk, pilek, dan gatal-gatal karena cuaca kering. Ada juga beberapa yang nafsu makannya menurun karena penyesuaian menu makanan. Tetapi secara umum aman dan terkendali," terangnya.
Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD
Dalam dialog online ini, Wali Kota Aminuddin menyempatkan diri menyapa langsung warganya di Makkah.
"Kita ingin memastikan para jemaah tetap nyaman dan khusyuk menjalankan ibadah. Jangan sampai komunikasi ini justru mengganggu kekhusyukan mereka, terutama saat puncak ibadah di Padang Arafah nanti," katanya.
Selain memantau kesehatan, Dokter Amin juga memanfaatkan momentum ini untuk menjembatani komunikasi bagi keluarga di Probolinggo yang sempat kesulitan menghubungi kerabatnya di Makkah.
Aminuddin juga menitipkan doa kepada para jemaah untuk keselamatan dan keberkahan masyarakat di Kota Probolinggo.
Editor : BramantaURL : https://jatimnow.id/baca-84568-inilah-kondisi-terkini-jemaah-haji-asal-kota-probolinggo