Rabu, 22 Jul 2026 03:48 WIB

Lantik Direksi Baru PDP Kahyangan, Bupati Jember Targetkan Peningkatan PAD

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 14 Mei 2026 13:25 WIB
Pelantikan direksi baru Perusahaan Umum Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Diskominfo Jember for jatimnow.com)
Pelantikan direksi baru Perusahaan Umum Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan di Pendopo Wahyawibawagraha. (Foto: Diskominfo Jember for jatimnow.com)

jatimnow.com – Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), secara resmi melantik jajaran direksi baru Perusahaan Umum Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan di Pendopo Wahyawibawagraha. Melalui pelantikan ini, Pemerintah Kabupaten Jember menaruh harapan besar agar perusahaan daerah tersebut tidak sekadar berorientasi pada profit, tetapi juga membawa dampak sosial yang nyata.

Gus Fawait menegaskan bahwa PDP Kahyangan memiliki posisi yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat di kawasan perkebunan. Kawasan ini, menurutnya, selama ini kerap identik dengan wilayah kantong kemiskinan.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

“Perannya tidak hanya berkaitan dengan PAD, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan pengentasan kemiskinan,” kata Gus Fawait usai pelantikan direksi di Pendapa Wahyawibawagraha.

Susunan direksi baru PDP Kahyangan yang dilantik meliputi Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, dan Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi, Pemasaran, dan Pengembangan.

Gus Fawait menyoroti bahwa ketiga sosok direktur tersebut memiliki latar belakang sebagai aktivis. Oleh karena itu, ia menuntut agar kepekaan sosial mereka diimbangi dengan profesionalitas manajerial.

“Direksi harus mampu bekerja profesional, terbuka terhadap kritik, berpikir inovatif, dan membuktikan kinerja melalui data serta capaian yang terukur,” teSebagai bentuk dukungan sistemik, Pemkab Jember saat ini tengah menggodok revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang BUMD. Revisi ini dirancang untuk melonggarkan ruang gerak Perumda Kahyangan agar dapat mengembangkan unit usaha baru dan tidak lagi hanya bergantung pada komoditas perkebunan tradisional.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Lebih jauh, Gus Fawait melihat adanya peluang bagi perusahaan daerah untuk berkontribusi menyukseskan program pemerintah pusat, seperti penyediaan pasokan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang pada akhirnya akan mendongkrak perputaran ekonomi lokal.

Menjawab tantangan tersebut, Direktur Utama PDP Kahyangan, Gogot Cahyo Baskoro, menyatakan komitmennya untuk membangun iklim perusahaan yang sehat, bersih, dan berdaya saing tinggi. Ia menyadari bahwa memulihkan kepercayaan publik, karyawan, dan mitra usaha adalah tantangan krusial saat ini.

“Kami berkomitmen menerapkan prinsip Good Clean Corporate melalui transparansi, akuntabilitas, independensi, tanggung jawab, dan antikorupsi,” ujarnya.

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

Dalam cetak biru pengembangannya, Perumda Kahyangan telah menyiapkan sejumlah strategi diversifikasi dan optimalisasi usaha. Di antaranya fokus pada peningkatan kualitas dan pemasaran produk kopi specialty.

Strategi selanjutnya adalah mengembangkan destinasi ekowisata, seperti kawasan Wisata Boma dan Rimba Camp di Gunung Pasang, Kampung Belgia di Sumberwadung, serta membuka akses menuju Air Terjun Tancak melalui kolaborasi dengan Perhutani.

Kemudian, membuka peluang pemanfaatan lahan perkebunan yang menganggur (idle) untuk mendukung kebutuhan warga sekitar, seperti budidaya pakan ternak dan program pemberdayaan ekonomi masyarakat desa hutan.

Editor : Dadang Kurnia
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.