Kamis, 18 Jun 2026 05:43 WIB

HJKS ke-733 Makin Semarak, Surabaya Shopping Festival 2026 Tebar Diskon

  • Penulis : Yanuar D
  • | Rabu, 13 Mei 2026 21:00 WIB
Pemandangan Surabaya saat senja. (Foto: Pemkot Surabaya/jatimnow.com)
Pemandangan Surabaya saat senja. (Foto: Pemkot Surabaya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan berbagai agenda dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 tahun 2026. Tidak hanya menghadirkan festival budaya dan hiburan, perayaan tahun ini juga diramaikan dengan Surabaya Shopping Festival (SSF) 2026 serta penguatan sektor medical tourism atau wisata medis.

Kepala Bidang Pariwisata Disbudporapar Surabaya, Farah Andita Ramdhani mengatakan sepanjang Mei 2026, Surabaya dipenuhi berbagai kegiatan yang diharapkan mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

“Selama satu bulan penuh Surabaya benar-benar meriah. Banyak event besar, promo belanja, festival budaya, hingga kegiatan wisata lainnya yang sayang dilewatkan,” kata Farah, Rabu (13/5/2026).

Menurut Farah, SSF kembali menjadi salah satu agenda unggulan HJKS yang melibatkan pusat perbelanjaan, hotel, restoran hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai promo pun disiapkan untuk meningkatkan daya tarik wisata belanja di Kota Pahlawan.

“Kalau datang ke Surabaya selama bulan Mei, masyarakat tidak hanya menikmati festival, tetapi juga bisa berbelanja dengan banyak promo menarik di mal maupun pusat perbelanjaan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan SSF 2026, masyarakat dapat menikmati program diskon hingga 70 persen di berbagai pusat perbelanjaan selama Mei 2026. Sebanyak 15 mal turut ambil bagian, di antaranya Ciputra World Surabaya, Galaxy Mall, Grand City, Pakuwon Mall, Royal Plaza, Tunjungan Plaza hingga Trans Icon Mall.

Tak hanya diskon besar-besaran, sejumlah pusat perbelanjaan juga menghadirkan program night shopping, cashback, buy one get one free, lucky draw hingga sport and wellness activity untuk menarik minat pengunjung selama HJKS berlangsung.

Di sisi lain, Pemkot Surabaya juga mulai memperkuat sektor medical tourism sebagai bagian pengembangan pariwisata kota. Melalui program tersebut, wisatawan diajak memanfaatkan layanan kesehatan di sejumlah rumah sakit Surabaya yang telah memiliki sertifikasi wisata medis.

“Medical tourism ini ingin menunjukkan bahwa Surabaya tidak hanya punya wisata dan kuliner, tetapi juga layanan kesehatan yang berkualitas,” jelas Farah.

Program wisata medis itu sebelumnya telah diluncurkan bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan sejumlah rumah sakit. Bahkan, Pemkot Surabaya juga menggandeng travel agent untuk membantu promosi layanan kesehatan bagi masyarakat luar daerah.

Farah berharap perpaduan wisata belanja, festival budaya, kuliner hingga layanan kesehatan mampu membuat wisatawan tinggal lebih lama di Surabaya sekaligus memberi dampak ekonomi bagi hotel, restoran hingga pelaku UMKM.

Baca Juga: Kunjungan Naik 12,5 Persen, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

“Harapannya wisatawan datang ke Surabaya bukan hanya untuk menikmati event, tetapi juga berbelanja, staycation, kulineran sampai memanfaatkan layanan kesehatan yang ada di sini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia SSF 2026 sekaligus Wakil Ketua Bidang Promosi APPBI DPD Jawa Timur, Hendra Lienanda optimistis SSF tahun ini mampu menjadi penggerak aktivitas ekonomi dan wisata belanja selama Mei.

“Promosi dilakukan secara masif. Berbagai program belanja dihadirkan untuk menarik minat pengunjung, mulai dari night shopping, buy one get one free, cashback hingga 50 persen, sampai diskon mencapai 70 persen bahkan 80 persen di sejumlah tenant,” kata Hendra.

Menurutnya, keterlibatan 15 pusat perbelanjaan besar menunjukkan tingginya antusiasme pelaku usaha dalam menyemarakkan HJKS ke-733. Masing-masing mal juga menghadirkan konsep promosi dan event berbeda agar pengunjung mendapatkan pengalaman belanja yang lebih menarik.

“Tidak hanya pusat perbelanjaan modern, pelaku UMKM juga menjadi bagian penting dalam kemeriahan HJKS tahun ini. Berbagai bazar kuliner dan kegiatan promosi produk lokal digelar untuk memberi ruang lebih luas bagi UMKM Surabaya berkembang,” ujarnya.

Selain wisata belanja, rangkaian HJKS tahun ini juga menghadirkan medical travel fair di sejumlah pusat perbelanjaan. Agenda tersebut melibatkan rumah sakit, klinik hingga layanan konsultasi kesehatan.

Baca Juga: Festival Rujak Uleg 2026 Jadi Magnet Wisata, Warga dari Berbagai Daerah Serbu Surabaya

“Konsep ini diharapkan memperluas daya tarik wisata Surabaya, tidak hanya sebagai kota belanja dan kuliner, tetapi juga tujuan layanan kesehatan,” terangnya.

Di sisi lain, Ketua PHRI Surabaya, Firman Sudi Permana memastikan sektor perhotelan siap menyambut lonjakan wisatawan selama HJKS berlangsung. Berbagai aspek pelayanan hingga fasilitas penunjang terus diperkuat demi memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

“Kualitas pelayanan, kebersihan, keamanan, transportasi hingga fasilitas pendukung terus diperkuat agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang nyaman dan berkesan selama berada di Surabaya,” ujar Firman.

Menurut Firman, sejumlah hotel juga mulai menyesuaikan fasilitas agar lebih ramah bagi wisatawan medis, seperti akses kursi roda, kamar khusus hingga area parkir ambulans bagi pasien dan keluarga.

“Aspek keamanan dan kenyamanan tamu tetap menjadi prioritas utama. Karena itu, PHRI terus mengimbau seluruh hotel melakukan audit internal secara berkala, mulai standar keselamatan, sistem kebakaran, kebersihan, pelayanan hingga kelengkapan SOP operasional,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.