Harga Mentimun di Probolinggo Melonjak Drastis Jelang Iduladha 2026
- Penulis : Dadang Kurnia
- | Selasa, 12 Mei 2026 15:25 WIB
jatimnow.com – Komoditas mentimun menjadi salah satu sayuran dengan kenaikan harga paling mencolok di pasar tradisional Kota Probolinggo menjelang hari raya Iduladha 1447 H.
Tercatat, harga mentimun meroket hingga lebih dari 100 persen dari harga normal dalam kurun waktu singkat.
Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina
Mohammad, salah satu pedagang di pasar setempat, mengungkapkan bahwa kenaikan ini terjadi secara signifikan sejak pertengahan Mei.
Mentimun yang semula hanya dibanderol seharga Rp3.000 hingga Rp4.000 per kilogram, kini harus ditebus konsumen dengan harga Rp10.000 per kilogram.
"Hampir seluruh jenis sayuran naik, tapi mentimun ini yang lonjakannya sangat terasa bagi pembeli. Kenaikannya mencapai dua kali lipat lebih," ujar Mohammad saat ditemui di lapaknya, Selasa (12/5/2026).
Selain mentimun, efek domino kenaikan harga juga merembet ke komoditas lain. Cabai rawit merah saat ini bertengger di angka Rp90.000 per kilogram, sementara buncis naik menjadi Rp15.000-Rp20.000 per kilogram.
Kembang kol juga mengalami lonjakan tajam ke harga Rp30.000 per kilogram, disusul kol seharga Rp10.000 dan pokcoy yang naik sekitar Rp4.000 dari harga biasanya.
Lonjakan harga ini dipicu tingginya permintaan masyarakat menjelang Iduladha yang tidak sebanding dengan stok di tingkat distributor.
Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha
Faktor cuaca berupa hujan yang sering mengguyur wilayah Probolinggo dan sekitarnya turut menjadi kendala utama karena menghambat proses panen petani dan mengganggu distribusi barang ke pasar.
Kondisi ini diprediksi akan terus merangkak naik hingga puncaknya pada H-3 Iduladha. Mohammad memperkirakan, jika pasokan tidak segera stabil, harga komoditas lain seperti cabai rawit bahkan bisa menembus angka Rp130.000 per kilogram.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo, Slamet Swantoro, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan ketat terhadap stabilitas harga pangan.
"Kami melakukan pemantauan harga pasar setiap hari untuk memastikan tidak ada lonjakan yang tidak wajar.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo
"Selain itu, sebagai langkah konkret intervensi harga, kami rutin menggelar Pasar Murah setiap hari Senin dan Rabu yang berlokasi di Pasar Baru serta Pasar Wonoasih," ujarnya.
Terkait fluktuasi harga beberapa komoditas, Slamet menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi oleh faktor logistik.
Penyebab utama dinamika harga saat ini adalah ketergantungan ketersediaan barang yang masih didatangkan dari luar Kota Probolinggo.
"Menjelang Iduladha, DKUPP juga telah mengagendakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik pada minggu depan guna memastikan pasokan dan harga tetap aman bagi masyarakat," pungkasnya.
Editor : Dadang KurniaURL : https://jatimnow.id/baca-84469-harga-mentimun-di-probolinggo-melonjak-drastis-jelang-iduladha-2026