Rabu, 17 Jun 2026 17:30 WIB

Rektor ITS Raih Penghargaan Kalpataru 2018 Kota Surabaya

Rektor ITS saat menerima hadiah di kantor DLH Surabaya.
Rektor ITS saat menerima hadiah di kantor DLH Surabaya.

jatimnow.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya telah mengumumkan pemenang penerima penghargaan Kalpataru 2018 tingkat kota di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Sabtu (27/10/2018).

Kepala DLH Kota Surabaya, Eko Agus Supiadi Sapoetro mengatakan program penghargaan Kalpataru ini merupakan program tahunan yang diadakan di tingkat kota.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Pada tahun 2018 ini, hanya ada dua kategori penghargaan Kalpataru yang diberikan kepada warga Surabaya yang masuk dalam nominasi. "Dua kategori tersebut adalah kategori Perintis Lingkungan dan kategori Pembina Lingkungan," kata Eko kepada wartawan.

Ia mengatakan, pada tahun ini ada delapan nominator warga Kota Surabaya yang berpeluang untuk menerima penghargaan ini. Dari delapan nominator penghargaan Kalpataru tersebut, salah satunya adalah Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Joni Hermana.

Prof Joni Hermana menjadi nominator atas kiprah dan jasanya dalam melestarikan lingkungan hidup sebagai warga Kelurahan Keputih, Kota Surabaya.

Kepala DLH Kota Surabaya menjelaskan, selain Joni Hermana juga terdapat 7 nominator lain yang berkesempatan menerima dua kategori penghargaan Kalpataru pada tahun ini.

Dari kedelapan nominator tersebut, sudah dilakukan proses penilaian kepada masing-masing nominator oleh pihak panitia sejak Maret 2018 lalu.

"Hingga pada hari ini telah diumumkan dua pemenang penerima masing-masing dari dua kategori penghargaan Kalpataru 2018 tingkat Kota Surabaya," paparnya.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Untuk kategori Pembina Lingkungan, penghargaan diberikan secara khusus kepada Prof Joni Hermana yang juga menjabat sebagai Rektor ITS.

Sebagai warga Kelurahan Keputih, pria yang juga akrab disapa Joni itu memang sejak tahun 2000 banyak berkiprah dalam membantu berbagai masalah lingkungan di Kota Surabaya maupun di tingkat nasional.

Terutama dalam bidang sanitasi, daur ulang air limbah domestik, pengelolaan persampahan kota dan juga pembangunan berkelanjutan. Perannya dalam turut aktif membina dan mensosialisasikan masalah-masalah lingkungan kepada warga dan masyarakat inilah yang kemudian mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya.

Joni yang ditemui di Kantor DLH Kota Surabaya tersebut mengatakan, ia sangat bersyukur dapat menerima penghargaan tersebut.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Namun sayangnya, ia tak bisa menerima secara langsung penghargaan tersebut pada proses seremonial yang akan diadakan pada tanggal 10 November 2018 nanti. Pada proses seremonial itu, penghargaan Kalpataru akan diserahkan langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Sedangkan untuk pemenang kategori Perintis Lingkungan, pihak DLH Kota Surabaya menetapkan Siti Retnanik dari Kelurahan Ngagel, sebagai pemenangnya.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.