Senin, 15 Jun 2026 13:03 WIB

Kelabuhi Polisi, Perempuan ini Simpan Sabu dalam Tas Turn Back Crime

  • Penulis :
  • | Sabtu, 27 Okt 2018 18:58 WIB
Tiga tersangka diamankan di Mapolsek Tandes Surabaya.
Tiga tersangka diamankan di Mapolsek Tandes Surabaya.

jatimnow.com - Menggunakan tas bertuliskan Turn Back Crime saat membawa sabu yang dibelinya, membuat Nur Laily Surayah (33), warga Jalan Sunan Prapen 2-EE /22, Klangonan, Kebomas, Gresik percaya diri.

Namun rupanya, prediksi Nur Laily salah, karena ulahnya terendus polisi. Saat melintas di Jalan Hangtuah, Semampir, Surabaya, ia disergap. Meski awalnya polisi kesulitan menemukan sabu yang disimpan Nur Laily, polisi akhirnya mendapatkannya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Sabu itu dimasukkan tersangka (Nur Laily) ke dalam tas bertuliskan Turn Back Crime," sebut Kapolsek Tandes, Kompol Kusminto, Sabtu (27/10/2018).

Penyergapan itu dipimpin Kanit Reskrim Polsek Tandes, Ipda Gogot pada Rabu (24/10/2018) sekitar pukul 22.30 Wib. Itu setelah mereka mendapat informasi adanya transaksi narkoba di Sawah Pulo, Semampir, Surabaya yang dilakukan tersangka Nur Laily.

"Kami juga tangkap pria yang membonceng tersangka. Sebab pria itu terbukti turut membeli sabu tersebut," beber Kusminto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pria tersebut bernama Widanarko (36) warga Ploso, Tambaksari, Surabaya. Dia mengeluarkan uang Rp 50 ribu untuk menggenapi pembelian satu poket sabu dengan berat kotor 0,42 gram yang harganya sebesar Rp 300 ribu.

Setelah keduanya dibawa ke Mapolsek Tandes dan diinterogasi, tersangka Nur Laily mengaku jika dirinya juga disuruh membeli sabu oleh temannya yang bernama Yesie Prabawanti. Dari informasi itulah, perempuan 34 asal Proklamasi Fisika, Kebomas, Gresik itu ditangkap.

"Tersangka ketiga (Yesie) ikut iuran membeli sabu dengan memberikan uang Rp 250 ribu kepada tersangka pertama (Nur Laily)," sambung Kusminto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari pengakuan ketiga tersangka, sabu itu rencananya akan dipakai bersama-sama di Gresik. "Kami masih mencoba mengembangkannya ke arah orang yang menjual sabu kepada para tersangka ini," pungkas Kusminto.

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.